Kongres PDIP di Bali Tak Gunakan Jasa Preman

Sabtu, 14 Maret 2015 - 16:48 WIB
Kongres PDIP di Bali...
Kongres PDIP di Bali Tak Gunakan Jasa Preman
A A A
JAKARTA - Kongres Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ke IV yang rencananya di gelar di Bali, tidak akan menggunakan jasa keamanan bayaran semacam preman atau adanya pihak organisasi masyarakat (ormas).

Ketua DPD I PDIP Bali, Wayan Koster mengatakan, pihaknya hanya akan menggunakan keamanan kepolisian dari Polda Bali dan Polresta Denpasar.

“Kami tidak menggunakan jasa pengamanan bayaran, atau ormas-ormas yang menyediakan jasa keamanan,” kata Wayan di Denpasar, Bali, Sabtu (14/3/2015).

Dia mengatakan, selain pengamanan dari pihak kepolisian, juga akan dibantu oleh pecalang (keamanan desa adat) dari Sanur dan sekitarnya.

“Untuk keamanan kongres nanti juga akan dibantu oleh para pecalang, saya rasa pengamanan dari pihak yang berwenang (kepolisian) dan pecalang kami rasa cukup. Tidak perlu lagi menyewa jasa keamanan lagi,” terangnya.

Kongres PDIP akan digelar di Bali pada 8-12 April 2015, di Hotel Grand Inna Bali Beach, Sanur, Denpasar. Dia memastikan bahwa Kongres PDIP yang ketiga kalinya digelar di Bali ini akan aman.

“Astungkara semuanya nanti akan aman dan berjalan lancar. Kita memiliki sejarah bahwa Kongres PDIP di Bali selama ini sangat aman, kongres keempat ini merupakan yang ketiga kalinya Bali menjadi tuan rumah Kongres PDIP,” tutupnya.
(maf)
Berita Terkait
Aturan Keluarga Satu...
Aturan Keluarga Satu Partai Dinilai Beri Dampak Positif bagi PDIP
Jadi Partai Modern,...
Jadi Partai Modern, PDIP Dinilai Tak Tinggalkan Elan Kerakyatan
PDIP Akan Ekspose Prestasi...
PDIP Akan Ekspose Prestasi Kepemimpinan 3 Pilar Partai ke Publik
Romo Benny Sebut PDIP...
Romo Benny Sebut PDIP Partai Modern yang Kekuatannya pada Struktur Organisasi
PDIP Gelar Banteng Ride...
PDIP Gelar Banteng Ride and Night Run, 500 Orang Daftar
PDIP Akan Serap Aspirasi...
PDIP Akan Serap Aspirasi Rakyat Sebelum Bertemu Parpol Lain
Berita Terkini
Akademisi Dukung Langkah...
Akademisi Dukung Langkah Kejagung Jerat Pihak Pasif dan Korporasi di Kasus BGN
Sidang Putusan Perkara...
Sidang Putusan Perkara Chromebook Digelar 30 Juni, Nadiem: Saya Harap Keputusannya Bebas
Terima Rp20 juta, Muhammad...
Terima Rp20 juta, Muhammad Abdimaludin Dinonaktifkan dari Ketua BEM FH Universitas Bung Karno
Yusril Prihatin Mahasiswa...
Yusril Prihatin Mahasiswa UBK Terima Uang usai Demo: Perjuangan Harus Murni dan Berintegritas
Ketua BEM FH Abdimaludin...
Ketua BEM FH Abdimaludin Akui Terima Uang Rp20 Juta dari Alumni, Diberikan oleh Polisi
Jokowi Respons Penangguhan...
Jokowi Respons Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Tifa: Itu Kewenangan Kejaksaan
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved