Ini Janji Hanura jika PPP ke Jokowi
Selasa, 07 Oktober 2014 - 18:25 WIB
Ini Janji Hanura jika PPP ke Jokowi
A
A
A
JAKARTA - Fraksi Partai Hanura siap menyambut Partai Persatuan Pembangunan (PPP), jika partai itu bergabung ke Koalisi Indonesia Hebat.
Bahkan, Hanura siap memberikan jatah kursi pemimpin MPR kepada PPP jika Koalisi Indonesia Hebat memenangkan pemilihan Ketua dan Wakil Ketua MPR.
Ketua Fraksi Partai Hanura Syarifuddin Sudding mengatakan, partainya siap memberikan jatah kursi pemimpin MPR kepada kader PPP.
"Kita pasrahkan jatah Hanura ke PPP," kata Sudding di DPR, Jakarta, Selasa (7/10/10/2014).
Koalisi Jokowi-JK akan mengajukan paket dengan komposisi calon Ketua MPR Oesman Sapta Odang, Wakil Ketua Fraksi Nasdem Bahtiar Ali, Wakil Ketua Fraksi PDIP Ahmad Basarah, dan Wakil Ketua Fraksi PPP Hasrul Azwar.
Sementara PKB belum memutuskan calon yang akan diusung.
Sementara Ketua Fraksi PKB di MPR Lukman Edi mengatakan Koalisi Indonesia Hebat ingin menarik semua partai supaya ikut koalisi partainya.
Tapi sampai saat ini hanya PPP. "Mudah-mudahan, semoga tidak meleset. Kami maunya narik semua, tapi yang mau hanya PPP," kata Lukman Edi.
Bahkan, Hanura siap memberikan jatah kursi pemimpin MPR kepada PPP jika Koalisi Indonesia Hebat memenangkan pemilihan Ketua dan Wakil Ketua MPR.
Ketua Fraksi Partai Hanura Syarifuddin Sudding mengatakan, partainya siap memberikan jatah kursi pemimpin MPR kepada kader PPP.
"Kita pasrahkan jatah Hanura ke PPP," kata Sudding di DPR, Jakarta, Selasa (7/10/10/2014).
Koalisi Jokowi-JK akan mengajukan paket dengan komposisi calon Ketua MPR Oesman Sapta Odang, Wakil Ketua Fraksi Nasdem Bahtiar Ali, Wakil Ketua Fraksi PDIP Ahmad Basarah, dan Wakil Ketua Fraksi PPP Hasrul Azwar.
Sementara PKB belum memutuskan calon yang akan diusung.
Sementara Ketua Fraksi PKB di MPR Lukman Edi mengatakan Koalisi Indonesia Hebat ingin menarik semua partai supaya ikut koalisi partainya.
Tapi sampai saat ini hanya PPP. "Mudah-mudahan, semoga tidak meleset. Kami maunya narik semua, tapi yang mau hanya PPP," kata Lukman Edi.
(dam)