Rumah Layak SBY dan Boediono Belum Dianggarkan

Kamis, 12 Juni 2014 - 20:58 WIB
Rumah Layak SBY dan...
Rumah Layak SBY dan Boediono Belum Dianggarkan
A A A
JAKARTA - Sekretaris Kabinet (Seskab) Dipo Alam menyatakan, Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 52 Tahun 2014 tentang Pengadaan dan Standar Rumah bagi Mantan Presiden atau mantan Wakil Presiden, bukan kebutuhan mendesak bagi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Wakil Presiden Boediono.

"Yang untuk Pak SBY dan Pak Boediono itu, nanti setelah dianggarkan 2014," ujar Dipo Alam di kampus Universitas Pertahanan, Citeureup, Bogor, Jawa Barat, Kamis (12/6/2014).

Dirinya menambahkan, perpres itu dikeluarkan atas permintaan Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK). "Dia (JK) ingin yang dekat rumahnya di Brawijaya (Kebayoran Baru) tapi harga naik terus. Dulu 20 miliar. Sekarang naik terus. Yang berhak itu, Megawati, Gusdur sudah dapat. Yang belum Wapres Jusuf Kalla. Dia kan 2009," katanya.

Sekadar diketahui, Presiden SBY telah menandatangani Perpres Nomor 52 Tahun 2014 tentang Pengadaan dan Standar Rumah Bagi Mantan Presiden dan/atau Mantan Wakil Presiden pada 2 Juni 2014 lalu. Dalam perpres itu, mantan presiden atau mantan wakil presiden yang berhenti dengan hormat dari jabatannya, diberikan sebuah rumah kediaman yang layak.
(maf)
Berita Terkait
AHY Ngaku Tak Mudah...
AHY Ngaku Tak Mudah Sandang Nama Besar Yudhoyono: Kadang Ingin Protes
Demokrat Sedang Panas,...
Demokrat Sedang Panas, SBY Bertemu Dubes Uni Eropa
SBY Ajak Penonton Pestapora...
SBY Ajak Penonton Pestapora 2024 Nyanyi Lagu Pelangi di Matamu
SBY Jadi Magnet Penonton...
SBY Jadi Magnet Penonton Pestapora 2024 Hari Pertama
SBY Duet Bareng Yuni...
SBY Duet Bareng Yuni Shara, hingga Sandy Sondoro di Pestapora 2024
Tampil di Pestapora...
Tampil di Pestapora 2024 Hari Pertama, SBY: Masih Ingat Aku?
Berita Terkini
Perludem Usulkan MMP,...
Perludem Usulkan MMP, Partai Perindo Sebut Jadi Alternatif Solutif Reformasi Pemilu
Kepala BGN Sudaryono:...
Kepala BGN Sudaryono: Kami Bukan Superman, Siap Terima Masukan
Dirjen Imigrasi Sebut...
Dirjen Imigrasi Sebut Pencekalan Febrie Adriansyah Masih Berlaku
Yusril Tegaskan Abdul...
Yusril Tegaskan Abdul Karim Bukan Ulama dan Aktivis Kemanusiaan Gaza
Soal Peluang Periksa...
Soal Peluang Periksa Nanik S Deyang di Kasus MBG, Kejagung: Minggu Ini Belum Ada Jadwal
Yusril Berkunjung ke...
Yusril Berkunjung ke MUI Malam Ini, Jelaskan Penangkapan WNA Palestina Abdul Karim Raeq Miqdad
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved