KPU evaluasi internal, siap pecat anggota berkinerja buruk

Jum'at, 09 Mei 2014 - 14:48 WIB
KPU evaluasi internal,...
KPU evaluasi internal, siap pecat anggota berkinerja buruk
A A A
Sindonews.com - Kinerja seluruh penyelenggara pemilu, mulai dari anggota kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) sampai Komisi Pemilihan Umum (KPU) tingkat pusat akan dievaluasi.

KPU telah mengeluarkan surat edaran (SE) terkait rencana evaluasi tersebut. Evaluasi itu dilakukan untuk menjawab tudingan publik yang menyebut penyelenggaraan pemilu dianggap gagal.

"Bagi teman-teman di provinsi, kabupaten/kota, PPK, PPS bahkan hingga KPPS, kita harus evaluasi untuk proses ke depan yakni untuk pemilihan presiden," ujar Komisioner KPU Ferry Kurnia Rizkiyansyah, di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta, Jumat (9/5/2014).

KPU juga meminta evaluasi dilakukan secara ketat dan menyeluruh. Cara itu agar KPU bisa mengetahui anggota penyelenggara pemilu yang ditengarai tidak menjalankan proses pemilu secara integritas dan independen.

"Mereka harus lakukan evaluasi itu. Bahkan jika ditemukan tidak profesional dan berintegritas bisa diberhentikan atau dinonaktifkan," tegasnya.

Menurut Ferry, KPU memiliki wewenang untuk memecat secara langsung anggotanya yang dianggap tidak profesional, termasuk memecat berdasarkan rekomendasi hasil sidang etik yang dilakukan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

KPU mengklaim sudah memecat anggotanya di beberapa daerah. "Sudah. Kayak misal kasus Musirawas, Manado kita nonaktifkan. Jadi hal-hal terkait kewenangan kita akan lakukan, akan kita nonaktifkan sementara," katanya.
(dam)
Berita Terkait
Sistem Proporsional...
Sistem Proporsional Terbuka Dinilai Hadirkan Praktik Pasar Bebas
Bakal Caleg Partai Hanura...
Bakal Caleg Partai Hanura Diminta Tidak Boleh Menyerah
Eep Saefullah Fatah:...
Eep Saefullah Fatah: Sekolah Politik Bina Insan Mulia Dongkrak Suara PKB di 2024
Relawan Sobat Bang Hendra...
Relawan Sobat Bang Hendra Perkuat Pondasi Tim se-Jakpus dan Jaksel
Hari Pertama Pendaftaran,...
Hari Pertama Pendaftaran, Belum Ada Ajukan Gugatan Sengketa Pileg 2024 ke MK
MK Gelar Sidang Sengketa...
MK Gelar Sidang Sengketa Pileg 2024 Pekan Depan, Dibagi dalam 3 Panel
Berita Terkini
Kompolnas Diperkuat...
Kompolnas Diperkuat dalam UU Polri Baru, Boni Hargens Yakin Gagasan Restorasi Kapolri Bakal Terwujud
Rieke Diah Pitaloka...
Rieke Diah Pitaloka Dikritik Akademisi: Melihat Dukungan Manajemen Jangan Sempit
Wamenhaj: Transparansi...
Wamenhaj: Transparansi jadi Kunci Berantas Kartel Haji
Menkomdigi Ajak Generasi...
Menkomdigi Ajak Generasi Muda Jadi Duta Internet Sehat dan Lawan Kejahatan Digital
Mendikdasmen Abdul Muti:...
Mendikdasmen Abdul Mu'ti: Sebagian Besar Murid Berharap Program MBG Dilanjutkan
Pemerintah Evaluasi...
Pemerintah Evaluasi Program Prioritas, Bakom RI: Waspadai Disinformasi
Infografis
4 Negara Arab yang Siap...
4 Negara Arab yang Siap Bantu Qatar Balas Serangan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved