Kemendagri turunkan tim untuk pantau pemilu

Rabu, 09 April 2014 - 03:03 WIB
Kemendagri turunkan...
Kemendagri turunkan tim untuk pantau pemilu
A A A
Sindonews.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi memastikan kementerian yang dipimpinnya akan ikut melakukan pemantauan pemilu hari ini.

"Setelah nyoblos kumpul di sini (Kementerian Dalam Negeri) dengan eselon I untuk pantau pemilu," katanya saat ditemui di Kantor Kemendagri, Selasa 8 April kemarin.

Dia mengatakan dalam melakukan pemantauan akan berkoordinasi dengan pihak pemerintahan daerah. Misalnya saja, akses dengan pihak kesatuan bangsa dan politik (kesbangpol) di seluruh daerah.

"Malah sudah ada kontak telepon semuanya. Biar kita bisa kontak setiap saat. Kita bisa liat situasi dan kondisi di daerah," tuturnya.

Tujuan pemantauan tersebut, jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dapat secara langsung dikoordinasikan.

Untuk itu Kemendagri mengirimkan tim untuk turun ke daerah. "Kita langsung koordinasikan siapa yang di provinsi ini," katanya.

Mendagri juga sudah mengimbau agar kepala daerah tidak pergi keluar kota. Melainkan tetap berada di wilayahnya untuk tetap mengawal jalannya pemilu.

"Bukan saja menjaga keamanan di daerah. Kita juga harus memperlancar dan bersikap netral. Gubernur, bupati/wali kota, kepala desa sampai dengan PNS harus sikap netral. Sudah kita imbau," jelasnya.

Larangan tersebut merupakan implementasi Surat Edaran (SE) Mendagri No.201/1727/SJ pada 4 April 2014, bahwa setiap kepala daerah harus mengawasi pelaksanaan pemilu selama sepekan ke depan.

Kepala Pusat Penerangan Kemendagri Didik Suprayitno menambahkan, tim yang akan diturunkan di setiap provinsi terdapat unsur dari Kementerian Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan. "Menurunkan dua orang personel di setiap provinsi. Mereka dibekali buku panduan dan nomor telepon SKPD kabupaten/kota," katanya.

Dijelaskannya, tim pemantauan tersebut hanya melakukan monitoring. Karena tim tersebut tidak mempunyai wewenang untuk mengawasi atau membantu berjalannya proses pelaksanaan pemilu. "Hanya memonitoring dan memberikan laporannya ke pusat,” ungkapnya.

Tim tersebut sudah diberangkatkan sejak hari Minggu 6 April hingga Jumat 11 April mendatang. Selama bertugas, tim tersebut akan berkordinasi dengan Kesbangpol Provinsi, BIN dan aparat TNI/Polri daerah.
(hyk)
Berita Terkait
Sistem Proporsional...
Sistem Proporsional Terbuka Dinilai Hadirkan Praktik Pasar Bebas
Bakal Caleg Partai Hanura...
Bakal Caleg Partai Hanura Diminta Tidak Boleh Menyerah
Eep Saefullah Fatah:...
Eep Saefullah Fatah: Sekolah Politik Bina Insan Mulia Dongkrak Suara PKB di 2024
Relawan Sobat Bang Hendra...
Relawan Sobat Bang Hendra Perkuat Pondasi Tim se-Jakpus dan Jaksel
Hari Pertama Pendaftaran,...
Hari Pertama Pendaftaran, Belum Ada Ajukan Gugatan Sengketa Pileg 2024 ke MK
MK Gelar Sidang Sengketa...
MK Gelar Sidang Sengketa Pileg 2024 Pekan Depan, Dibagi dalam 3 Panel
Berita Terkini
Eksepsinya Dikabulkan,...
Eksepsinya Dikabulkan, Dokter Tifa Nyatakan Tetap Berjuang Bongkar Ijazah Jokowi
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Diterima, Hakim Nyatakan Surat Dakwaan Batal Demi Hukum
Breaking News! Hotman...
Breaking News! Hotman Paris Mundur sebagai Pengacara Febrie Adriansyah
Tok! PN Jaktim Terima...
Tok! PN Jaktim Terima Eksepsi Dokter Tifa, Persidangan Pembuktian Tak Dilanjut
Dokter Tifa Siap Hadapi...
Dokter Tifa Siap Hadapi Putusan Sela: Kalau Ditolak, Kami Maju Terus Ungkap Kebenaran
Hari Ini Kortas Tipikor...
Hari Ini Kortas Tipikor Polri Panggil Eks Wakapolri Oegroseno untuk Klarifikasi Lahan Sepolwan
Infografis
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved