Keppres Tionghoa dinilai manuver Demokrat

Jum'at, 21 Maret 2014 - 22:13 WIB
Keppres Tionghoa dinilai...
Keppres Tionghoa dinilai manuver Demokrat
A A A
Sindonews.com - Presiden Susilo Bambang Yudhyono (SBY) telah mengeluarkan Keppres Nomor 12 Tahun 2014 tentang pergantian kata China menjadi Tionghoa. Kebijakan ini mendapat respons dari kalangan politikus keturunan Tionghoa mengingat Keppres itu diterbitkan menjelang Pemilu Anggota Legislatif 9 April mendatang.

"Secara strategi mungkin bagian dari strategi Demokrat untuk menarik simpati warga Tionghoa, ya itu sah-sah saja sih. Tapi bagi saya tetap antara simpati dan dukungan politik tidak harus sejalan," kata Wakil Ketua DPW PKB DKI Jakarta Eddy Setiawan di Jakarta, Jumat (21/3/2014).

Meski demikian, Eddy yang bernama Tionghoa Zhou Gao Jiang ini menilai warga Tionghoa sudah cukup cerdas dengan pilihan politiknya masing-masing.

"Mereka selama ini lebih melihat pada figur caleg, mereka melihat bibit, bebet dan bobotnya, tidak asal pilih juga, tidak hanya karena ini kemudian mereka memilih Demokrat," tuturnya.

Bahkan, Eddy yang juga caleg PKB dari DKI Jakarta daerah pemilihan DKI Jakarta 10 ini mempersilakan jika memang Keppres penggantian nama China menjadi Tionghoa ini dijadikan isu kampanye bagi Partai Demokrat di pemilu ini.

"Saya sih enggak takut, karena selama ini sudah turun dan sudah terbiasa mendampingi masyarakat dalam pemenuhan hak sipilnya," katanya.
(dam)
Berita Terkait
Sistem Proporsional...
Sistem Proporsional Terbuka Dinilai Hadirkan Praktik Pasar Bebas
Bakal Caleg Partai Hanura...
Bakal Caleg Partai Hanura Diminta Tidak Boleh Menyerah
Eep Saefullah Fatah:...
Eep Saefullah Fatah: Sekolah Politik Bina Insan Mulia Dongkrak Suara PKB di 2024
Relawan Sobat Bang Hendra...
Relawan Sobat Bang Hendra Perkuat Pondasi Tim se-Jakpus dan Jaksel
Hari Pertama Pendaftaran,...
Hari Pertama Pendaftaran, Belum Ada Ajukan Gugatan Sengketa Pileg 2024 ke MK
MK Gelar Sidang Sengketa...
MK Gelar Sidang Sengketa Pileg 2024 Pekan Depan, Dibagi dalam 3 Panel
Berita Terkini
UU PFII Bukti Pemerintah...
UU PFII Bukti Pemerintah Serius Bangun Fondasi Ekonomi Jangka Panjang
BGN Perkenalkan Deputi-Sestama...
BGN Perkenalkan Deputi-Sestama Baru, Ada Mantan Kapuspenkum Kejagung
Dugaan Penyamaran Aset...
Dugaan Penyamaran Aset Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Disorot
Jadi Investor Fiktif,...
Jadi Investor Fiktif, 10 WNA Ditangkap Imigrasi
Penguatan Kualitas Lulusan...
Penguatan Kualitas Lulusan Terus Digencarkan SGU
Cerita Megawati Pergoki...
Cerita Megawati Pergoki Intelijen: Hidup Saya Ini Diinteli Terus
Infografis
NATO Dinilai Belum Siap...
NATO Dinilai Belum Siap untuk Mengalahkan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved