Demokrat partai terkaya di Kabupaten Garut

Kamis, 30 Januari 2014 - 15:58 WIB
Demokrat partai terkaya...
Demokrat partai terkaya di Kabupaten Garut
A A A
Sindonews.com - Partai Demokrat menjadi partai dengan dana kampanye paling besar bila dibandingkan dengan sejumlah partai lain di Garut. Untuk Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) 2014, Partai Demokrat Kabupaten Garut dilaporkan memiliki sumbangan dana kampanye sebanyak Rp1,6 miliar lebih.

Berbeda dengan Partai Demokrat, Partai Bulan Bintang (PBB) tercatat memiliki dana kampanye terendah bila dibandingkan dengan partai lain, yaitu hanya Rp50 juta.

“Dana itu akan digunakan untuk kampanye dan pembuatan alat peraga kampanye. Dana sebesar itu didapat dari iuran wajib ke-50 calon anggota legislatif (caleg)," kata Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Garut Ahmad Badjuri, kepada wartawan, Kamis (30/1/2014).

Dari rekap laporan sumbangan dana kampanye ke-12 parpol peserta Pileg 2014, posisi partai yang memiliki dana kampanye terbanyak kedua adalah Partai Amanat Nasional (PAN). Pada urutan ketiga ada Partai Golongan Karya (Golkar).

Ketua KPUD Kabupaten Garut Ade Sunarya mengatakan, laporan dana sumbangan kampanye partai politik (parpol) diatur dalam PKPU No.17 tahun 2013 tentang Pedoman Pelaporan Dana Kampanye. Setiap parpol, harus melaporkan dana awal kampanye sebelum masa kampanye dimulai.

“Paling lambat, setiap parpol harus sudah melaporkan dana kampanye pada 2 Maret mendatang. Jika parpol tidak menyerahkan dana awal kampanye, maka parpol tersebut akan dikenakan sanksi diskualifikasi dalam pemilihan umum,” ujar Ade Sunarya.

Menurut dia, dari rekap sumbangan dana kampanye partai peserta pemilu, dana terbesar dimiliki Partai Demokrat dengan nilai Rp1.688.640.000, disusul PAN Rp1.654.005.000, dan Partai Golkar Rp908.900.000.

Sementara Partai Nasdem memiliki anggaran Rp69.750.000, PKB memiliki Rp715.847.877, PKS Rp165.000.000, PDI Perjuangan Rp514.573.324, Partai Gerindra Rp657.400.000, PPP Rp452.500.000, Partai Hanura Rp175.850.000, PKPI Rp672.895.000, dan PBB Rp50.350.000.
(san)
Berita Terkait
Sistem Proporsional...
Sistem Proporsional Terbuka Dinilai Hadirkan Praktik Pasar Bebas
Bakal Caleg Partai Hanura...
Bakal Caleg Partai Hanura Diminta Tidak Boleh Menyerah
Eep Saefullah Fatah:...
Eep Saefullah Fatah: Sekolah Politik Bina Insan Mulia Dongkrak Suara PKB di 2024
Relawan Sobat Bang Hendra...
Relawan Sobat Bang Hendra Perkuat Pondasi Tim se-Jakpus dan Jaksel
Hari Pertama Pendaftaran,...
Hari Pertama Pendaftaran, Belum Ada Ajukan Gugatan Sengketa Pileg 2024 ke MK
MK Gelar Sidang Sengketa...
MK Gelar Sidang Sengketa Pileg 2024 Pekan Depan, Dibagi dalam 3 Panel
Berita Terkini
Koalisi Sipil Tolak...
Koalisi Sipil Tolak Pelibatan Babinsa dalam Pengawasan Pajak, Dinilai Ancam Supremasi Sipil
Nihayatul Wafiroh: Pakta...
Nihayatul Wafiroh: Pakta Integritas Bukti Keseriusan Perempuan Bangsa Besarkan PKB
Rekam Jejak Komjen Karyoto,...
Rekam Jejak Komjen Karyoto, dari Pemberantasan Korupsi hingga Jaga Stabilitas Keamanan Nasional
Mutasi Kejagung, Dirdik...
Mutasi Kejagung, Dirdik Jampidsus hingga Dirdik III Jamintel Diganti
Mendagri Harapkan Lulusan...
Mendagri Harapkan Lulusan IPDN Jadi Agen Perubahan ASN
Mendagri Tito: Pelibatan...
Mendagri Tito: Pelibatan Sektor Swasta Akan Optimalkan Realisasi Program Perumahan Rakyat
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved