Hanura siap bila Pemilu 2014 digelar serentak

Selasa, 21 Januari 2014 - 12:49 WIB
Hanura siap bila Pemilu...
Hanura siap bila Pemilu 2014 digelar serentak
A A A
Sindonews.com - Ketua Dewan Syuro Partai Bulan Bintang (PBB), Yusril Ihza Mahendra mengajukan judicial review terhadap Undang-undang (UU) Nomor 42 Tahun 2008.

Menanggapi hal ini, Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Saleh Husin mengatakan, partainya siap bila Pemilihan Umum (Pemilu) 2014 digelar serentak.

"Bagus justru. Pada prinsipnya kita siap apapun yang diputuskan di MK (Mahkamah Konstitusi). Kalau di April kita siap. Kalaupun dibarengin di Juni enggak masalah. Kita sudah siap capres dan cawapres," kata Saleh Husin di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (21/1/2014).

Ia menegaskan, semestinya Presidential Threshold (PT) tidak dimasukkan dalam UU tersebut. "Sesuai amanat UUD (Undang-undang Dasar) tidak perlu PT. Langkah yang diajukan Pak Yusril harus diapresiasi," tegasnya.

Anggota Komisi V DPR ini menyampaikan, kalau pun PT dihilangkan, tidak semua partai politik (parpol) bisa mengajukan calon presiden (capres). "Kalau dikabulkan nanti kita bisa lihat, partai yang di parlemen berapa jumlahnya," ungkapnya.

"Enggak mungkin semua mencalonkan capresnya. Lain kalau pemilukada (pemilihan umum kepala daerah), kalau untuk capres pasti orang bisa mengukur dia. Yang bisa ngajuin calon partai yang ada di parlemen," pungkasnya.

Ongkos cetak surat suara tinggi, KPU pelit soal harga
(maf)
Berita Terkait
Kawal Pilpres Berintegritas,...
Kawal Pilpres Berintegritas, MK Sebaiknya Tunda Sidang Uji Materi UU Pemilu
Tegas! Ganjar Bakal...
Tegas! Ganjar Bakal Revisi UU Cipta Kerja jika Menang Pilpres 2024
Tegaskan Presiden Punya...
Tegaskan Presiden Punya Hak Berkampanye, Jokowi: Jangan Ditarik ke Mana-mana
Prabowo-Gibran Menang...
Prabowo-Gibran Menang Pilpres, Ketua Umum Relawan Betawi RPG Singgung UU DKJ
Dorong Revisi UU Pemilu,...
Dorong Revisi UU Pemilu, PKS Tidak Ingin Ada Politik Identitas di Pilpres
Profil Almas, Penggugat...
Profil Almas, Penggugat UU Pemilu yang Buka Jalan Gibran Maju di Pilpres 2024
Berita Terkini
7 Terdakwa Kasus Suap...
7 Terdakwa Kasus Suap Sertifikasi K3 Kemnaker Dihukum 4 hingga 6,5 Tahun Penjara
Survei Poltracking:...
Survei Poltracking: 42,4% Publik Setuju MK Hapus Presidential Threshold
Dukung Naniek S Deyang...
Dukung Naniek S Deyang Pimpin BGN, Arus Bawah Prabowo Minta Program MBG Dibenahi
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Infografis
10 Negara dengan Pria...
10 Negara dengan Pria Tertampan di Dunia, Siap Bikin Jatuh Hati!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved