Tidak ada toleransi untuk penegakan hukum

Sabtu, 28 Desember 2013 - 07:08 WIB
Tidak ada toleransi...
Tidak ada toleransi untuk penegakan hukum
A A A
Sindonews.com - Penolakan agar Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Gamawan Fauzi tidak melantik Bupati Gunung Mas terpilih, Hambit Bintih yang telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus bergulir.

Menurut Pusat Studi Hukum dan Kebijakan (PSHK), pemerintah harus menitikberatkan pada prasyarat demokrasi menyikapi kasus Hambit agar bisa tegak dan kredibel. Pasalnya, demokrasi mensyaratkan secara mutlak penegakan hukum.

"Penegakan hukum dalam konteksi korupsi di Indonesia, harus ditempatkan sebagai bagian dari kerangka utama penyelenggaraan pemerintahan, yang tidak sedikit pun menyisakan ruang toleransi, kecuali fungsinya menajamkan agenda penegakan hukum itu sendiri (contohnya seperti keberadaan whistle blower)," ujar Direktur PSHK Ronald Rofiandri ketika dihubungi Sindonews, Sabtu (28/12/2013).

Ia mengatakan, seorang pejabat publik yang bermasalah, apalagi terkait dengan kasus korupsi, akan menjadi parasit yang mengancam tumbuh kembang demokrasi itu sendiri.

"Sikap KPK menjadi alarm agar agenda pemberantasan korupsi tetap harus mendapatkan tempat di tengah keterbatasan instrumen hukum," ucap dia.

Di sini, lanjutnya, hukum beserta instrumennya mengalami keterbatasan. Dalam artian tidak mampu merespon dinamika yang mungkin saja tidak pernah diperkirakan sebelumnya oleh penyusun undang-undang.

"Namun, perlu kita sadari bangunan hukum sendiri bersumber dari nilai yang hidup dan disepakati secara kolektif oleh masyarakat," pungkasnya.

Baca berita:
Gamawan tetap lantik 10 kepala daerah berkasus korupsi
(kri)
Berita Terkait
Gugatan Jaksa Dipecat...
Gugatan Jaksa Dipecat Karena Korupsi Ditolak Mahkamah Konstitusi
Perbedaan Mahkamah Konstitusi...
Perbedaan Mahkamah Konstitusi dan Mahkamah Agung
Menjaga Martabat Mahkamah...
Menjaga Martabat Mahkamah Konstitusi
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi Kembali Diuji
Menimbang Mahkamah Konstitusi...
Menimbang Mahkamah Konstitusi Hari Ini
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi dalam Pusaran Politik
Berita Terkini
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Prediksi Ada Reshuffle,...
Prediksi Ada Reshuffle, Pengamat: Prabowo Butuh Menteri Eksekutor dan Komunikator Ulung
Revisi UU Pemilu Belum...
Revisi UU Pemilu Belum Dibahas, Golkar Usul Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol
Refleksikan Cita-cita...
Refleksikan Cita-cita Bung Karno, PDIP Minta Pemerintah Wujudkan Keadilan Hukum dan Ekonomi
Darunnajah Gelar 4th...
Darunnajah Gelar 4th ICOP Bersama Menteri ATR/BPN, Siap Optimalisasi Wakaf Nasional
Terbukti Selingkuh dan...
Terbukti Selingkuh dan Pungli, Anggota KPU OKU Timur Dipecat
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved