Ditanya soal Wawan, pengacaranya kebanyakan tak tahu

Selasa, 26 November 2013 - 17:25 WIB
Ditanya soal Wawan,...
Ditanya soal Wawan, pengacaranya kebanyakan tak tahu
A A A
Sindonews.com - TB Sukatma kuasa hukum Tubagus Chaeri Wardana alias wawan tidak bisa berkomentar banyak mengenai tindakan penelusuran aset milik kliennya oleh penyidik KPK.

Bahkan, Sukatma, mengaku belum mengetahui mengenai penelusuran tersebut, lantaran belum bertemu dengan Wawan, adik Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah.

"Mungkin saya konfirmasi dulu ke Pak Wawan, biar lebih spesifik terkait penyidikan seperti apa. Jadi belum bisa komentar," kata Sukatma di Gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (26/11/2013).

Wawan sudah berstatus tersangka dalam dugaan suap pengurusan sengketa Pemilukada Banten. Penyidik hari ini juga memeriksa suami Wali Kota Tangsel Airin Rahmy Diani tersebut.

Kendati demikian, Sukatma mengaku tidak tahu mengenai materi pemeriksaan hari ini. Pasalnya belum bertemu Wawan. "Belum tahu, karena kan belum ketemu beliau. Mungkin setelah ketemu bisa saya sampaikan," tegasnya.

Menurut dia, Wawan hari ini diperiksa sebagai saksi untuk dugaan suap sengketa pemilukada di MK yang diduga melibatkan Akil Mochtar, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK).

Saat disinggung soal kasus alkes Tangerang Selatan yang juga menjerat Wawan. Sukatma mengaku juga belum tahu. "Sama, saya belum tahu karena belum ketemu, hari ini," tukasnya.

Baca berita:
Wawan bergeming Airin dan Atut disebut terlibat
(kri)
Berita Terkait
Gugatan Jaksa Dipecat...
Gugatan Jaksa Dipecat Karena Korupsi Ditolak Mahkamah Konstitusi
MK: KPK Berwenang Usut...
MK: KPK Berwenang Usut Korupsi Militer
Kasus Korupsi Alkes,...
Kasus Korupsi Alkes, Eks Pejabat Kemenkes Divonis 2 Tahun Penjara
Perbedaan Mahkamah Konstitusi...
Perbedaan Mahkamah Konstitusi dan Mahkamah Agung
Wewenang Jaksa Usut...
Wewenang Jaksa Usut Korupsi Digugat, CBA Minta Pemerintah Bersikap
Wamenkumham Minta Instansi...
Wamenkumham Minta Instansi Pemerintah Bentuk Unit Pengendalian Gratifikasi
Berita Terkini
FSP BUMN Bersatu Sebut...
FSP BUMN Bersatu Sebut Gelombang PHK Cerminkan Persoalan Struktural Ekonomi Nasional
BMKG: 48,9% Wilayah...
BMKG: 48,9% Wilayah Indonesia Masuk Musim Kemarau, Puncaknya Juli-September 2026
Retorika Visual Diplomasi...
Retorika Visual Diplomasi Prabowo dan Lukashenko
KPK: Bupati Langkat...
KPK: Bupati Langkat Minta Upeti Proyek hingga Terima Gratifikasi Pengadaan Seragam Sekolah
AAI Satukan Kepengurusan...
AAI Satukan Kepengurusan lewat Munaslub Bersama di Jakarta
2 Brigjen Naik Jadi...
2 Brigjen Naik Jadi Irjen Pol usai Dapat Promosi Jabatan pada Juni 2026, Ini Nama dan Profilnya
Infografis
5 Tips Packing Mudik...
5 Tips Packing Mudik Agar Koper Tak Kelebihan Muatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved