Retorika Visual Diplomasi Prabowo dan Lukashenko

Sabtu, 04 Juli 2026 - 07:38 WIB
loading...
Retorika Visual Diplomasi...
Rimba Mahardika, Humas BSSN, Praktisi Ilmu Komunikasi Universitas Nasional. Foto/SIndoNews
A A A
Rimba Mahardika
Humas BSSN, Praktisi Ilmu Komunikasi Universitas Nasional

KUNJUNGAN kenegaraan Presiden Belarus, Aleksandr Lukashenko, ke Istana Merdeka Jakarta pada 2 Juli 2026 untuk menemui Presiden Prabowo Subianto bukan sekadar agenda diplomatik rutin. Di tengah konstelasi geopolitik global yang kian terpolarisasi antara blok Barat dan kekuatan multipolar, peristiwa ini merupakan sebuah teks komunikasi politik yang sarat makna.

Pertemuan yang menghasilkan "Peta Jalan Kerja Sama Indonesia-Belarus 2026–2030" ini, jika dibedah melalui kacamata ilmu komunikasi, melampaui transaksi ekonomi atau transfer teknologi pertanian semata.

Peristiwa ini adalah sebuah panggung orkestrasi simbolik, manajemen impresi, dan pertarungan narasi di ranah komunikasi internasional.

Konstruksi Citra dan Manajemen Impresi Internasional

Dalam diskursus ilmu komunikasi, negara adalah aktor yang secara konstan melakukan presentasi diri (self-presentation) di panggung global. Menggunakan Teori Dramaturgi Erving Goffman, kunjungan ini membagi realitas diplomasi menjadi dua ruang, yakni panggung depan (front stage) dan panggung belakang (back stage).

Panggung depan merupakan apa yang dikonsumsi oleh publik dan media massa pada 2 Juli 2026. Jabat tangan yang erat, senyuman di depan fotografer, serta pidato resmi mengenai "kemitraan strategis" adalah simbol-simbol yang dikonstruksi secara sadar.

Bagi Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, menerima Lukashenko - seorang tokoh yang sering kali dikritik oleh media Barat - merupakan sebuah pesan retoris yang tegas mengenai independensi politik luar negeri "bebas aktif".

Komunikasi visual yang ditampilkan di Istana Merdeka mengirimkan sinyal kuat kepada dunia bahwa Jakarta tidak dapat didikte oleh poros kekuasaan mana pun.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ubedilah Badrun: Kritik...
Ubedilah Badrun: Kritik Rocky Gerung pada Tiyo Ardianto Itu Keliru
Presiden Lukashenko...
Presiden Lukashenko Sebut Indonesia Mitra Penting Belarus di Asia Tenggara
Indonesia Segera Buka...
Indonesia Segera Buka KBRI di Belarus, Lukashenko Apresiasi Prabowo
Balas Kunjungan Presiden...
Balas Kunjungan Presiden Lukashenko, Prabowo Bakal ke Belarus
Prabowo: Indonesia-Belarus...
Prabowo: Indonesia-Belarus Sepakat Mendukung Perdamaian dan Stabilitas Dunia
Prabowo dan Lukashenko...
Prabowo dan Lukashenko Luncurkan Roadmap Bilateral Indonesia-Belarus 2026-2030
ICDX dan Bursa Komoditas...
ICDX dan Bursa Komoditas Belarus Jalin Kerja Sama Perdagangan Internasional
Perkuat Kerja Sama Perbatasan...
Perkuat Kerja Sama Perbatasan RI-Malaysia, Ditjen Bina Adwil Kenalkan Bridge System
Indonesia-Belarus Bidik...
Indonesia-Belarus Bidik Peningkatan Perdagangan dan Investasi Bilateral
Rekomendasi
Mesir Koyak Gawang Australia...
Mesir Koyak Gawang Australia di Babak Pertama
Chicco Jerikho dan Marsha...
Chicco Jerikho dan Marsha Aruan Ungkap Tantangan Beradu Akting di Sinetron Terlanjur Mencintaimu
Rapor Penjualan Wuling...
Rapor Penjualan Wuling 1 Dekade Terakhir, Mampukah Aira Mengembalikan Takhta?
Berita Terkini
Retorika Visual Diplomasi...
Retorika Visual Diplomasi Prabowo dan Lukashenko
KPK: Bupati Langkat...
KPK: Bupati Langkat Minta Upeti Proyek hingga Terima Gratifikasi Pengadaan Seragam Sekolah
AAI Satukan Kepengurusan...
AAI Satukan Kepengurusan lewat Munaslub Bersama di Jakarta
2 Brigjen Naik Jadi...
2 Brigjen Naik Jadi Irjen Pol usai Dapat Promosi Jabatan pada Juni 2026, Ini Nama dan Profilnya
PDIP: Tingginya Biaya...
PDIP: Tingginya Biaya Politik Tuntas dengan Perbaikan Regulasi, Bukan Pilkada Tak Langsung
Diperiksa Kemendagri...
Diperiksa Kemendagri 8 Jam soal Konten Lagunya, Bupati Purwakarta Minta Maaf dan Akui Salah
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved