Menlu enggan tanggapi ejekan Mark Textor

Kamis, 21 November 2013 - 17:14 WIB
Menlu enggan tanggapi...
Menlu enggan tanggapi ejekan Mark Textor
A A A
Sindonews.com - Menteri Luar Negeri Indonesia (Menlu) Marty M Natalegawa enggan menanggapi ejekan Penasihat Senior Partai Liberal Australia, Mark Textor yang menyebutnya sebagai bintang porno Filipina era 1970-an.

"Kita tidak perlu memberikan tanggapan terhadap pernyataan tersebut. Mengingat, yang bersangkutan (Mark Textor) sudah meminta maaf kepada seluruh rakyat Indonesia," ujar Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI, Michael Tene ketika dihubungi Sindonews saat dihubungi, Kamis (21/11/2013).

Tak hanya itu, kata dia, lagi pula Mark Textor pun sudah dikecam berbagai pihak di Australia atas pernyataannya tersebut. "Yang bersangkutan juga sudah menarik Twitter nya. Jadi, saya kira tidak perlu ada tanggapan lagi," ungkapnya.

Seperti diberitakan Sindonews sebelumnya, Mark Textor, salah seorang Penasihat Senior Australia dari Partai Liberal yang dipimpin Tony Abbott menyerang secara langsung Menteri Luar Negeri Indonesia, Marty Natalegawa dalam akun Twitternya. Seperti dilansir SMH, Rabu 20 November 2013, Textor menyebut Marty seperti bintang film porno era tahun 1970 an.

"Seorang pria yang memiliki tampang seperti bintang film porno era tahun 1970 an menuntut Australia melayangkan permintaan maaf," tweet Mark Textor dalam akun Twitter-nya.

Dalam tweet berbeda, Textor juga menyidir Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyoni (SBY). "Kepala negara macam apa itu, berkomunikasi dengan kepala negara lain lewat twitter FFS? SBY," tweet Textor.

Tweet Textor berikutnya mengatakan, "Mungkin SBY menggunakan kalender kuno," merujuk pada tahun penyadapan yang dilakukan Australia, yang dibeberkan oleh Mantan konraktor National Security Agency (NSA) Amerika Serikat (AS), Edward Snowden.

Meskipun telah dihapus, tweet Textor, sontak membuat heboh sejumlah media Australia. Bahkan, Mantan Perdana Menteri Liberal Australia, Malcolm Fraser dalam akun Twitternya, menyerukan agar Textor dipecat melalui pemungutan suara Partai Liberal.

Baca berita:
Menlu RI disebut mirip bintang porno, DPR berang
(kri)
Berita Terkait
RUU Penyadapan Diusulkan...
RUU Penyadapan Diusulkan Masuk Prolegnas Prioritas 2026
KY Usulkan Penyadapan...
KY Usulkan Penyadapan Mandiri untuk Mengawasi Kinerja Hakim
Gagas Usulan RUU Penyadapan,...
Gagas Usulan RUU Penyadapan, Komisi III: Harus Berbasis HAM
Macron Minta Penjelasan...
Macron Minta Penjelasan PM Israel Soal Spyware Pegasus
1.460 Penyadapan Dilakukan...
1.460 Penyadapan Dilakukan KPK Sepanjang Tahun 2022
KPK Ungkap Ada Sosok...
KPK Ungkap Ada Sosok yang Disadap pada Kasus Harun Masiku
Berita Terkini
Minta Dasco hingga Prabowo...
Minta Dasco hingga Prabowo Beri Atensi Kasus Ijazah Palsu, Ade Darmawan: Jokowi Telah Didiskriminasi
Jumhur Bertemu Co-Chair...
Jumhur Bertemu Co-Chair IAPB, Dukung Indonesia Kembangkan Biodiversity Credit
Pengacara: Penangkapan...
Pengacara: Penangkapan Roy Suryo-Tifa seperti Penculikan para Jenderal di Film
Kapal Induk Garibaldi...
Kapal Induk Garibaldi dan Masa Depan Strategi Maritim Indonesia
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Kami Sudah Siapkan Bukti-bukti Kuat di Sidang Kasus Ijazah Jokowi
Jokowi Bakal Hadir di...
Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo-Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Kalau 100% Terlalu Dini
Infografis
Elon Musk Ungkap Roma...
Elon Musk Ungkap Roma Jadi Lokasi Duel Lawan Mark Zuckerberg
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved