Bupati Empat Lawang diperiksa, KPK ricuh

Jum'at, 01 November 2013 - 21:50 WIB
Bupati Empat Lawang...
Bupati Empat Lawang diperiksa, KPK ricuh
A A A
Sindonews.com - Usai menjalani pemeriksaan hampir 10 jam, Bupati Empat Lawang, Sumatera Selatan (Sumsel), Budi Antoni Aljufri, tidak mau memberikan komentar banyak. Sementara enam pengawalnya malah membuat kericuhan di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Budi Antoni Aljufri yang hadir mengenakan pakaian kemeja putih lengan panjang diketahui sudah berada di dalam lobi utama gedung KPK sekitar pukul 09.45 WIB. Saat tiba Budi tidak memberikan komentar.

Politikus Partai Golkar ini tampak merampungkan pemeriksaan dan berada di lobi lagi pukul 20.00 WIB. Tetapi Budi tidak langsung keluar. Sesekali dia mondar-mandir. Sekitar enam pengawalnya langsung menunggunya di tangga. Saat keluar mereka langsung berusaha melindungi sang majikan.

"Enggak, enggak ada masalah. Cuma ditanya fakta persidangan. Pemilukada di Empat Lawang itu di MK," ungkap Budi sambil menuruni tangga Gedung KPK, Jumat (1/11/2013) malam.

Dia membantah memberikan uang kepada Akil terkait terkait pemenangan dirinya dalam persidangan di MK. Dikonfirmasi apakah kenal dan pernah menghubungi orang dekat Akil sekaligus operator suap Akil, Mochtar Effendi, Budi hanya terus berjalan dengan didampingi enam orang pengawalnya.

"Enggak, enggak ada," tandasnya.

Setelah itu satu orang pengawal Budi yang mengenakan kaos dan topi itu langsung menghalangi beberapa wartawan untuk mengonfirmasi beberapa pertanyaan. Sang pengawal langsung menyegat seorang wartawan termasuk KORAN SINDO. Kericuhan, adu dorong dan adu mulut pun terjadi. Sementara Budi dengan cepat langsung menaiki mobil Kijang Innova putih B 1817 WFJ.

Setelah mobil Budi meninggalkan pelataran Gedung KPK, tiga pengawalnya tampak masih berada di bagian samping pelataran. Seorang wartawan yang merasa tidak terima dengan aksi para pengawal Budi langsung meneriaki mereka untuk pulang.

"Ini bukan di Empat Lawang, terus kalian enak-enak jaga majikan. Kita mau konfirmasi," ujar seorang wartawan. Para pengawal itu langsung menuju ke Jalan HR Rasuna Said untuk menaiki mobil Fortuner hitam dengan pelat nomor BG.

Gratifikasi Akil, KPK bidik orang Sumsel
(lal)
Berita Terkait
Gugatan Jaksa Dipecat...
Gugatan Jaksa Dipecat Karena Korupsi Ditolak Mahkamah Konstitusi
Perbedaan Mahkamah Konstitusi...
Perbedaan Mahkamah Konstitusi dan Mahkamah Agung
Menjaga Martabat Mahkamah...
Menjaga Martabat Mahkamah Konstitusi
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi Kembali Diuji
Menimbang Mahkamah Konstitusi...
Menimbang Mahkamah Konstitusi Hari Ini
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi dalam Pusaran Politik
Berita Terkini
Ubedilah Badrun: Kritik...
Ubedilah Badrun: Kritik Rocky Gerung pada Tiyo Ardianto Itu Keliru
Operasional Haji 2026...
Operasional Haji 2026 Selesai, Menhaj: Seluruh Jemaah Sudah Kembali ke Tanah Air
Imparsial Minta Polisi...
Imparsial Minta Polisi dan Komnas HAM Ikut Usut Kematian 5 Calon Manajer Kopdes
1 Polisi Gugur dan 2...
1 Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Residivis Narkoba, Bareskrim Buru Bandar
Brigjen Pol LMI Jadi...
Brigjen Pol LMI Jadi Tersangka Korupsi MBG, Pengamat Apresiasi Sikap Tegas Polri
Mendorong Kebijakan...
Mendorong Kebijakan Energi Berkelanjutan Demi Lingkungan dan Kesejahteraan
Infografis
Profil Abdul Wahid yang...
Profil Abdul Wahid yang Terjaring OTT KPK, Baru 8 Bulan Jadi Gubernur Riau
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved