Bima ngaku pernah ditawari calo MK bertarif miliaran
Minggu, 13 Oktober 2013 - 17:53 WIB
Bima ngaku pernah ditawari calo MK bertarif miliaran
A
A
A
Sindonews.com - Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Bima Arya mengaku, pernah mendapatkan penawaran dari orang tak dikenal, yang mengaku biasa membantu dalam kepengurusan sengketa di Mahkamah Konstitusi (MK).
Penawaran yang disampaikan, yakni terkait dengan kepengurusan sengketa pemilihan kepala daerah (pemilukada). Bima sendiri baru saja menang dalam Pilkada Kota Bogor.
"Saya enggak kenal, tiba-tiba nawarin lewat teman saya. Katanya biasa urusin di MK, saya tidak respon. Tetapi SMS (short message service), BBM (blackberry messnger) terus, ada satu hingga dua telepon bilang, ya nanti siap ke MK bisa kita bantu urus," katanya dalam sebuah diskusi di Kopi Tiam, Veteran, Jakarta Pusat, Minggu (13/10/2013).
Kata dia, nominal uang yang diminta untuk membantu dalam memenangkan sengketa di MK beragam, yakni mulai dari Rp3 hingga Rp5 miliar.
"Ini yang lucu angkanya beragam, ada yang bilang Rp5 mliar. Ada yang bilang, gw kenal MR X, pasti bisa lah. Sangat relatif. Tapi yang nawarin bukan politikus, ada yang menyebut angka Rp3 sampai Rp5 miliar," terangnya.
Bima pun mengaku tak tertarik untuk menggunakan calo tersebut. "Saya enggak punya uang, kalau pun ke MK faktor formal, dan fakta di lapangan," tuntasnya.
Klik di sini untuk berita terkait.
Penawaran yang disampaikan, yakni terkait dengan kepengurusan sengketa pemilihan kepala daerah (pemilukada). Bima sendiri baru saja menang dalam Pilkada Kota Bogor.
"Saya enggak kenal, tiba-tiba nawarin lewat teman saya. Katanya biasa urusin di MK, saya tidak respon. Tetapi SMS (short message service), BBM (blackberry messnger) terus, ada satu hingga dua telepon bilang, ya nanti siap ke MK bisa kita bantu urus," katanya dalam sebuah diskusi di Kopi Tiam, Veteran, Jakarta Pusat, Minggu (13/10/2013).
Kata dia, nominal uang yang diminta untuk membantu dalam memenangkan sengketa di MK beragam, yakni mulai dari Rp3 hingga Rp5 miliar.
"Ini yang lucu angkanya beragam, ada yang bilang Rp5 mliar. Ada yang bilang, gw kenal MR X, pasti bisa lah. Sangat relatif. Tapi yang nawarin bukan politikus, ada yang menyebut angka Rp3 sampai Rp5 miliar," terangnya.
Bima pun mengaku tak tertarik untuk menggunakan calo tersebut. "Saya enggak punya uang, kalau pun ke MK faktor formal, dan fakta di lapangan," tuntasnya.
Klik di sini untuk berita terkait.
(stb)