Politik dinasti Atut identik dengan suap

Sabtu, 12 Oktober 2013 - 17:23 WIB
Politik dinasti Atut...
Politik dinasti Atut identik dengan suap
A A A
Sindonews.com - Pengamat politik Heri Budianto mengatakan kekuasaan dinasti politik merusak tatanan demokrasi. Menurutnya, kekuatan politik yang dibangun atas dasar dinasti sudah pasti akan menggunakan segala cara untuk menjadi pemenang. Dinasti politik kecenderungannya melakukan suap.

"Suap yang libatkan Akil, CHN (Cahairun Nisa), dan TCW (Tubagus Chaeri Wardana), bahwa cara peroleh kekuasaan itu dengan suap," kata Heri, saat diskusi Polemik SINDO Trijaya, di Cikini, Jakarta, Sabtu (12/10/2013).

Dijelaskan Heri, politik dinasti terbagi menjadi dua. Yakni politik dinasti secara vertikal, dan dinasti politik secara horizontal. Vertikal dijelaskan dia, ketika kekuasaan politik dilanjutkan kepada adik dan keluarga kandung. Sedangkan horizontal, kekuasaan politik yang disebarluaskaan dari keluarga sampai ke saudaranya.

Menurut Heri, tipe dinasti politik yang bersifat horizontal ini yang jauh lebih membahayakan. Hhal tersebut di praktikan oleh dinasti politik Atut di Banten.

"Tapi kalau horizonstal ini yang membahayakan. Karena dari keluarga semua menyentuh aspek politik daerah," pungkasnya.

Selain itu, kata dia, gejala suap di era sistem demokrasi sekarang, peran MK cukup vital. Sebab MK satu-satunya lembaga yang memutus perkara sengketa pemilukada yang kuat dan mengingat. Sehingga, menjadi bahaya jika kekuasaan dinasti politik sudah masuk dalam lembaga tersebut.

"Selama ini proses yang bergulir dalam pesta pemilukada dan pemilu dibawa ke MK. Karena di sana keputusannya final dan mengikat," tutupnya.

Baca juga berita Dinasti Atut berhak menjabat.
(lal)
Berita Terkait
Gugatan Jaksa Dipecat...
Gugatan Jaksa Dipecat Karena Korupsi Ditolak Mahkamah Konstitusi
Perbedaan Mahkamah Konstitusi...
Perbedaan Mahkamah Konstitusi dan Mahkamah Agung
Menjaga Martabat Mahkamah...
Menjaga Martabat Mahkamah Konstitusi
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi Kembali Diuji
Menimbang Mahkamah Konstitusi...
Menimbang Mahkamah Konstitusi Hari Ini
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi dalam Pusaran Politik
Berita Terkini
Prabowo dan Jusuf Kalla...
Prabowo dan Jusuf Kalla Bahas Isu Global hingga Swasembada Energi
OTT KPK di BPK Berujung...
OTT KPK di BPK Berujung 5 Tersangka, Bupati Muara Enim Edison Ikut Terjerat
Nanik S Deyang Merapat...
Nanik S Deyang Merapat ke Istana, Mau Lapor Efisiensi Anggaran MBG
Prabowo Bakal Bertemu...
Prabowo Bakal Bertemu JK
MUI Desak Pemerintah-DPR...
MUI Desak Pemerintah-DPR Rumuskan Regulasi Soal LGBT: Harus Lebih Berat dari Perzinaan!
Perkuat Gerak Pelayanan,...
Perkuat Gerak Pelayanan, PKB Jabar Gelar PKBFest
Infografis
20 PTN dengan Peminat...
20 PTN dengan Peminat Terbanyak di SNBP 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved