Perpu MK dicurigai untuk kepentingan Demokrat

Jum'at, 11 Oktober 2013 - 22:20 WIB
Perpu MK dicurigai untuk...
Perpu MK dicurigai untuk kepentingan Demokrat
A A A
Sindonews.com - Rencana Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menerbitkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang (Perpu) untuk menyelamatkan Mahkamah Konstitusi (MK) dipertanyakan Peneliti Indonesia Public Institute (IPI), Karyono Wibowo.

Dia mencurigai, rencana Presiden SBY tersebut hanya sekadar mengamankan suara Partai Demokrat di Pemilu 2014 mendatang.

"Presiden terlalu jauh mengambil sikap dengan keluarkan Perpu, meski terlalu luas. Saya jadi bertanya apakah langkah itu untuk mengamankan MK atau suara di 2014," ujar Karyono di Jakarta, Jumat (11/10/2013).

Sebab, ujar dia, MK memiliki kewenangan besar untuk memutus sengketa pemilu, baik Pemilihan Legislatif (Pileg) maupun Pemilihan Presiden (Pilpres). Oleh karenanya, lanjut dia, kekuatan politik manapun tidak hanya presiden sangat berkepentingan dengan keberadaan MK.

Karyono menilai, saat ini amat sulit menilai langkah yang diambil Presiden SBY apakah sebagai kepala negara atau sebagai ketua umum Partai Demokrat.

"Di Pemilu 2009 muncul persoalan Daftar Pemilih Tetap (DPT). Kedua, adanya MoU antara Lemsaneg dengan KPU. Persoalan-persoalan ini perlu kita analisa apakah ada hubungannya dengan kejadian di MK sekarang," pungkasnya.

Baca berita:
Ini kata Menko Polhukam soal SBY dimakzulkan karena Perpu
(kri)
Berita Terkait
Gugatan Jaksa Dipecat...
Gugatan Jaksa Dipecat Karena Korupsi Ditolak Mahkamah Konstitusi
Perbedaan Mahkamah Konstitusi...
Perbedaan Mahkamah Konstitusi dan Mahkamah Agung
Menjaga Martabat Mahkamah...
Menjaga Martabat Mahkamah Konstitusi
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi Kembali Diuji
Menimbang Mahkamah Konstitusi...
Menimbang Mahkamah Konstitusi Hari Ini
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi dalam Pusaran Politik
Berita Terkini
Kelakar Jenderal Sigit:...
Kelakar Jenderal Sigit: Selesai Jadi Kapolri, Saya Gantian Jadi Aktivis
Prabowo Dinilai Mampu...
Prabowo Dinilai Mampu Jaga Keamanan RI Hadapi Dinamika Geopolitik Global
5 Berita Hukum Pekan...
5 Berita Hukum Pekan Ini: Dadan Hindayana dan Silmy Karim Tersangka Korupsi, Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara
Tata Kelola Saja Tidak...
Tata Kelola Saja Tidak Cukup, Gus Mashum: NU juga Butuh Tata Krama
DPR Tunggu Hasil Pembahasan...
DPR Tunggu Hasil Pembahasan Tim Perumus Buruh dan Apindo untuk RUU Ciptaker
Dasco Sebut Satgas Mulai...
Dasco Sebut Satgas Mulai Gelar Rapat Antisipasi Gelombang PHK Pekan Depan
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved