Pakar hukum UI dukung KY awasi MK

Rabu, 09 Oktober 2013 - 03:56 WIB
Pakar hukum UI dukung...
Pakar hukum UI dukung KY awasi MK
A A A
Sindonews.com - Rencana pemerintah untuk menjadikan Komisi Yudisial (KY)yang akan menjadi lembaga pengawas Mahkamah Konstitusi (MK) rupanya mendapatkan beragam tanggapan. Tidak terkecuali Pengamat Politik Universitas Indonesia (UI) Andinof Chaniago.

Menurutnya, wacana pengawasan MK yang akan dilakukan Komisi Yudisial (KY) sah-sah saja dilakukan. Pembagian kewenangan dan pengawasan, kata dia, harus dilakukan secara tepat.

"Soal wacana itu, pembangunan institusi harus dilakukan, harus ditetapkan pemegang kewenangannya. Artinyanya, boleh-boleh saja. Misalnya seperti DPR kewenangan dan kekuasaannya besar, siapa yang mengontrol? Maka dilakukan lewat pembangunan kelembagaan, tak boleh ada ketimpangan atau kekosongan kewenangan," ungkapnya, Selasa, 8 Oktober 2013.

Ia mendorong agar kasus Akil Mochtar tetap fokus pada kasus substansi utamanya, yakni suap atau gratifikasi. Sementara setiap tuduhan atau tudingan yang keluar terkait kasus Akil terhadap pihak lain, tentunya menurut Andrinof, pernyataan tersebut harus dikonfirmasi.

"Setiap pernyataan dari satu pihak yang menunjuk pihak lain harus dikonfirmasi, substansinya harus dijawab, mendorong KPK agar pengentasan kasus ini untuk fokus tak lebih besar dari yang menjadi substansinya," tutup Andrinof.

Klik di sini untuk berita terkait.
(stb)
Berita Terkait
Gugatan Jaksa Dipecat...
Gugatan Jaksa Dipecat Karena Korupsi Ditolak Mahkamah Konstitusi
Perbedaan Mahkamah Konstitusi...
Perbedaan Mahkamah Konstitusi dan Mahkamah Agung
Menjaga Martabat Mahkamah...
Menjaga Martabat Mahkamah Konstitusi
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi Kembali Diuji
Menimbang Mahkamah Konstitusi...
Menimbang Mahkamah Konstitusi Hari Ini
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi dalam Pusaran Politik
Berita Terkini
Prabowo Pimpin Ratas...
Prabowo Pimpin Ratas soal Kopdes Merah Putih, Gibran Duduk di Sebelah Kirinya
Dokter Tifa Klaim Simpan...
Dokter Tifa Klaim Simpan Bukti Kejanggalan Ijazah Jokowi Meski Eksepsinya Diterima
Sudaryono Jadi Kepala...
Sudaryono Jadi Kepala BGN, Aktivis 98 Yakin Program MBG Jadi Lebih Baik
Prabowo Pimpin Ratas...
Prabowo Pimpin Ratas selama 3,5 Jam di Istana, Ini yang Dibahas
Hakim Kabulkan Eksepsi...
Hakim Kabulkan Eksepsi Dokter Tifa, Khozinudin Sebut Tidak Ada Kejelasan tentang Ijazah Jokowi
Kejagung: Jadi Deputi...
Kejagung: Jadi Deputi di BGN, Ketut Sumedana Tak Lagi Jabat Kajati Sumsel
Infografis
Kejaksaan, Institusi...
Kejaksaan, Institusi Penegak Hukum Paling Dipercaya Publik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved