JK sebut tindakan Akil turunkan kredibilitas MK & parpol
Jum'at, 04 Oktober 2013 - 16:29 WIB
JK sebut tindakan Akil turunkan kredibilitas MK & parpol
A
A
A
Sindonews.com - Mantan Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) mengatakan, tertangkapnya Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar, sudah dipastikan menurunkan kredibilitas dan tingkat kepercayaan publik terhadap lembaga negara dan partai politik (parpol).
Menurutnya, selama ini MK termasuk lembaga negara yang masih memiliki kredibilitas dan masih dipercaya rakyat. Namun kredibilitas dan kepercayaan ini dipastikan akan menurun dengan kasus ini.
"Hal ini sangat disesalkan. Sebagai lembaga penegak hukum ternyata korup," kata JK kepada KORAN SINDO saat ditemui di TMII, Jakarta Timur, Jumat (4/10/2013).
JK sepakat, siapapun yang ternyata melakukan korupsi, harus diadili dan diberi hukuman seberat mungkin serta diharapkan keadilan dapat ditegakan. Selain itu, politikus Partai Golongan Karya (Golkar) ini menuturkan, selain kredibilitas MK yang menurun.
"Kelembagaan negara lainya dipastikan akan dipertanyakan masyarakat. Dan masyarakat pasti akan mencari seseorang yang bermoral baik dan berpengatahuan yang cukup," ucapnya.
Untuk itu, MK wajib melakukan evaluasi terkait tugas-tugas yang dilakukan saat ini, jangan melakukan tugas atau kerja borongan saja dan mudah melakukan penyelewengan moral. "Karena banyaknya persoalan pilkada (pemilihan kepala daerah) yang tidak terawasi lagi dan masyarakat sulit memantau," pungkasnya.
Baca juga berita terkait, ini kronologi dua kasus yang menjerat Akil.
Menurutnya, selama ini MK termasuk lembaga negara yang masih memiliki kredibilitas dan masih dipercaya rakyat. Namun kredibilitas dan kepercayaan ini dipastikan akan menurun dengan kasus ini.
"Hal ini sangat disesalkan. Sebagai lembaga penegak hukum ternyata korup," kata JK kepada KORAN SINDO saat ditemui di TMII, Jakarta Timur, Jumat (4/10/2013).
JK sepakat, siapapun yang ternyata melakukan korupsi, harus diadili dan diberi hukuman seberat mungkin serta diharapkan keadilan dapat ditegakan. Selain itu, politikus Partai Golongan Karya (Golkar) ini menuturkan, selain kredibilitas MK yang menurun.
"Kelembagaan negara lainya dipastikan akan dipertanyakan masyarakat. Dan masyarakat pasti akan mencari seseorang yang bermoral baik dan berpengatahuan yang cukup," ucapnya.
Untuk itu, MK wajib melakukan evaluasi terkait tugas-tugas yang dilakukan saat ini, jangan melakukan tugas atau kerja borongan saja dan mudah melakukan penyelewengan moral. "Karena banyaknya persoalan pilkada (pemilihan kepala daerah) yang tidak terawasi lagi dan masyarakat sulit memantau," pungkasnya.
Baca juga berita terkait, ini kronologi dua kasus yang menjerat Akil.
(maf)