Kasus Akil Mochtar ancam stabilitas di daerah

Jum'at, 04 Oktober 2013 - 15:19 WIB
Kasus Akil Mochtar ancam...
Kasus Akil Mochtar ancam stabilitas di daerah
A A A
Sindonews.com - Wakil Ketua DPD La Ode Ida khawatir akan terjadi peningkatan stabilitas di berbagai daerah, dengan adanya perkara dugaan penerimaan suap yang dilakukan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar.

Menurutnya, penggugat kasus pemilukada yang kalah melalui putusan MK, tidak akan percaya terhadap kesimpulan MK karena kasus suap tersebut.

"Mereka akan kembali menggugat. Itu akan berbahaya bagi daerah dan bisa mengganggu stabilitas daerah," kata La Ode dalam diskusi DPD di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (4/10/2013).

Lanjut dia, stabilitas itu bisa semakin terjadi jika mereka yang selama ini kalah dalam gugatannya di MK, bisa membawa bukti kecurangan dan bersedia menjadi saksi untuk menyampaikan gugatan berikutnya.

"Kalau ada yang menggugat karena ditangani Pak Akil Mochtar, dan dikalahkan dengan uang akan kembali menggugat. Apalagi kalau ada yang mengadu dan bersaksi," tuntasnya.

Seperti diketahui, Ketua MK Akil Mochtar ditangkap oleh KPK di rumah dinasnya, Jalan Widya Chandra III, No 7, Kompleks Widya Chandra, Jakarta Selatan, Rabu 2 Oktober 2013.

Akil ditangkap atas dugaan penerimaan suap sengketa Pilkada Kabupaten Gunung Mas, Provinsi Kalimantan Tengah, dengan nilai suap sekira Rp2-Rp3 miliar dalam bentuk mata uang dolar Singapura.

Klik di sini untuk berita terkait.
(stb)
Berita Terkait
Gugatan Jaksa Dipecat...
Gugatan Jaksa Dipecat Karena Korupsi Ditolak Mahkamah Konstitusi
Perbedaan Mahkamah Konstitusi...
Perbedaan Mahkamah Konstitusi dan Mahkamah Agung
Menjaga Martabat Mahkamah...
Menjaga Martabat Mahkamah Konstitusi
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi Kembali Diuji
Menimbang Mahkamah Konstitusi...
Menimbang Mahkamah Konstitusi Hari Ini
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi dalam Pusaran Politik
Berita Terkini
Prabowo Cerita di Depan...
Prabowo Cerita di Depan Modi, Mengaku Punya DNA India
Momen Prabowo Beri Angklung...
Momen Prabowo Beri Angklung ke Presiden Narendra Modi Jadi Bukti Simbol Persahabatan
Prabowo Minta Dibentuk...
Prabowo Minta Dibentuk Satgas Akademisi, Begini Reaksi Mendiktisaintek
PTUN Jakarta Kabulkan...
PTUN Jakarta Kabulkan Gugatan Pegawai Kemenham ke Natalius Pigai
Polisi Tetapkan 32 Tersangka...
Polisi Tetapkan 32 Tersangka Kasus Dugaan Haji Ilegal, Kerugian Rp116 Miliar
Inovasi AI Sampah Semarang...
Inovasi AI Sampah Semarang Raih Guangzhou Award 2026
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved