Di Pemilu 2014 PDIP jangan terlalu pede
Kamis, 05 September 2013 - 08:02 WIB
Di Pemilu 2014 PDIP jangan terlalu pede
A
A
A
Sindonews.com - Meski memiliki tingkat elektabilitas atau popularitas cukup tinggi, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) diharapkan jangan terlalu percaya diri menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu) 2014 mendatang.
"Selama ini PDIP ini cenderung mempunyai optimisme tinggi dan terlalu pede (percaya diri). Hal
itu terjadi pada beberapa pilkada (pemilihan kepala daerah), di mana PDIP hanya mengusung figurnya sendiri. Alhasil beberapa calon dari PDIP ini pun kalah," kata pengamat politik dari Universitas Paramadina Rico Marbun, saat dihubungi Sindonews, Kamis (5/9/2013).
Rico menekankan, fenomena optimisme yang terlampau tinggi itu, harus menjadi perhatian dari elite PDIP. Pasalnya, jika hal ini terus dibiarkan, bukan tidak mungkin di 2014 justru nasib PDIP serupa dengan Partai Demokrat.
"Kemudian yang harus jadi perhatian, apakah pola tersebut akan dibawa ke tingkat nasional. Jelas kalau ini dibawa ke tingkat nasional justru akan membahayakan posisi PDIP. Selain itu, apakah PDIP bisa menjadi partai nasional atau tetap dengan partai trah (keturunan) Soekarno," tandasnya.
Seperti diketahui pada 6-8 September 2013, PDIP akan mengadakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Ecopark, Ancol, Jakarta Utara. Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Tjahjo Kumolo mengungkapkan, ada tiga poin yang akan dibahas dalam Rakernas tersebut.
Pertama, PDIP akan membahas kepemimpinan nasional di rakernas tersebut, dan juga pemetaan politik PDIP menghadapi Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014. "Kita berfikir bahwa di tahun 2014 nanti merupakan tahun penentuan sekaligus tantangan, karena disitu ditentukan ke mana arah negara ini dibawa," ujarnya dalam konferensi pers di kantor DPP PDIP, Jalan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Rabu 4 September 2013.
Kedua, ujar dia, Rakernas PDIP akan fokus mematangkan program kerja PDIP lima tahun ke depan. "Siapapun ke depan yang memimpin, mereka akan tetap menjalankan platform yang kita buat atau kita bangun untuk memenuhi harapan rakyat Indonesia," tuturnya.
Lebih lanjut Tjahjo mengatakan, Rakernas PDIP akan mengevaluasi menyeluruh struktural partai, mulai dari pusat hingga lapisan bawah. "Agar ebih siap dan matang dalam menggerakkan mesin partai di Pemilu 2014. Rakernas PDIP ini akan dihadiri oleh seluruh pengurus PDIP di tingkat DPP, DPD dan DPC," pungkasnya.
"Selama ini PDIP ini cenderung mempunyai optimisme tinggi dan terlalu pede (percaya diri). Hal
itu terjadi pada beberapa pilkada (pemilihan kepala daerah), di mana PDIP hanya mengusung figurnya sendiri. Alhasil beberapa calon dari PDIP ini pun kalah," kata pengamat politik dari Universitas Paramadina Rico Marbun, saat dihubungi Sindonews, Kamis (5/9/2013).
Rico menekankan, fenomena optimisme yang terlampau tinggi itu, harus menjadi perhatian dari elite PDIP. Pasalnya, jika hal ini terus dibiarkan, bukan tidak mungkin di 2014 justru nasib PDIP serupa dengan Partai Demokrat.
"Kemudian yang harus jadi perhatian, apakah pola tersebut akan dibawa ke tingkat nasional. Jelas kalau ini dibawa ke tingkat nasional justru akan membahayakan posisi PDIP. Selain itu, apakah PDIP bisa menjadi partai nasional atau tetap dengan partai trah (keturunan) Soekarno," tandasnya.
Seperti diketahui pada 6-8 September 2013, PDIP akan mengadakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Ecopark, Ancol, Jakarta Utara. Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Tjahjo Kumolo mengungkapkan, ada tiga poin yang akan dibahas dalam Rakernas tersebut.
Pertama, PDIP akan membahas kepemimpinan nasional di rakernas tersebut, dan juga pemetaan politik PDIP menghadapi Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014. "Kita berfikir bahwa di tahun 2014 nanti merupakan tahun penentuan sekaligus tantangan, karena disitu ditentukan ke mana arah negara ini dibawa," ujarnya dalam konferensi pers di kantor DPP PDIP, Jalan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Rabu 4 September 2013.
Kedua, ujar dia, Rakernas PDIP akan fokus mematangkan program kerja PDIP lima tahun ke depan. "Siapapun ke depan yang memimpin, mereka akan tetap menjalankan platform yang kita buat atau kita bangun untuk memenuhi harapan rakyat Indonesia," tuturnya.
Lebih lanjut Tjahjo mengatakan, Rakernas PDIP akan mengevaluasi menyeluruh struktural partai, mulai dari pusat hingga lapisan bawah. "Agar ebih siap dan matang dalam menggerakkan mesin partai di Pemilu 2014. Rakernas PDIP ini akan dihadiri oleh seluruh pengurus PDIP di tingkat DPP, DPD dan DPC," pungkasnya.
(maf)