Megawati: Menang Pemilu Tidak Ada Artinya jika Tidak Bisa Perbaiki Kehidupan Rakyat
Senin, 11 Januari 2021 - 01:29 WIB
loading...
Mega mengingatkan, kemenangan dalam pemilu tidak ada artinya jika PDIP tidak bisa memperjuangkan perbaikan kehidupan masyarakat Indonesia. Foto: SINDOnews/Dok
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menginstruksikan kepada tiga pilar partainya, yakni kader di eksekutif, legislatif, maupun struktural partai, untuk bekerja keras membuat kebijakan yang baik untuk rakyat. Terlebih untuk membangun desa.
(Baca juga : Ikut Jadi Tersangka Kasus Swab, Bareskrim Ungkap Peran Menantu Habib Rizieq )
"Saya menginstruksikan kepada tiga pilar partai untuk merumuskan politik legislasi, politik anggaran, politik pengawasan, untuk mewujudkan pembangunan pedesaan yang demokratis, terukur, terencana dan tepat sasaran. Itulah tugas utama ideologis kalian," katanya dalam HUT PDIP ke-48, Minggu (10/1/2020). (Baca juga: Ingat Pesan Bung Karno, Megawati Terisak di HUT ke-48 PDIP)
Mega mengingatkan, kemenangan dalam pemilu tidak ada artinya jika PDIP tidak bisa memperjuangkan perbaikan kehidupan masyarakat Indonesia. Hal ini setidaknya dijalankan para kader PDIP yang ada di legislatif maupun yang telah menjadi kepala daerah.
(Baca juga : Waspada, Apindo Nilai PPKM Bisa Timbulkan Kemunduran Ekonomi )
(Baca juga : Ikut Jadi Tersangka Kasus Swab, Bareskrim Ungkap Peran Menantu Habib Rizieq )
"Saya menginstruksikan kepada tiga pilar partai untuk merumuskan politik legislasi, politik anggaran, politik pengawasan, untuk mewujudkan pembangunan pedesaan yang demokratis, terukur, terencana dan tepat sasaran. Itulah tugas utama ideologis kalian," katanya dalam HUT PDIP ke-48, Minggu (10/1/2020). (Baca juga: Ingat Pesan Bung Karno, Megawati Terisak di HUT ke-48 PDIP)
Mega mengingatkan, kemenangan dalam pemilu tidak ada artinya jika PDIP tidak bisa memperjuangkan perbaikan kehidupan masyarakat Indonesia. Hal ini setidaknya dijalankan para kader PDIP yang ada di legislatif maupun yang telah menjadi kepala daerah.
(Baca juga : Waspada, Apindo Nilai PPKM Bisa Timbulkan Kemunduran Ekonomi )
Lihat Juga :