Nyapres, Jokowi tak perlu ikut konvensi
Selasa, 09 Juli 2013 - 15:21 WIB
Nyapres, Jokowi tak perlu ikut konvensi
A
A
A
Sindonews.com - Mantan ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Cilacap Tridianto menilai, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo akan menang jika maju sebagai calon presiden (Capres) 2014.
Menurutnya, dengan popularitas yang sedang meningkat, Jokowi akan menjadi presiden tanpa harus mengikuti konvensi Partai Demokrat.
"Ada informasi pak Jokowi dicalonkan dari demokrat. Buat apa Jokowi ikut konvensi Demokrat, saya kira kalau Jokowi mau jadi capres di luar Demokrat pasti menang, pasti jadi presiden. Jadi buat apa ikut konvensi Demokrat," ujar Tridianto, di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (9/7/2013).
Sementara itu, jika akhirnya Jokowi resmi diundang dalam konvensi partai Demokrat, menurutnya banyak pengurus partai yang disebutnya sengkuni-sengkuni partai, akan menjegal langkah Jokowi. "Yang saya takutkan para sengkuni-sengkuni di demokrat ini bisa menjegal," tegasnya.
Seperti diberitakan, diketahui beberapa pengurus partai Demokrat diakui sedang inten melakukan pendekatan terhadap Jokowi. Hal itu juga ditegaskan Wakil Sekretaris Jendral (Wasekjen) Andi Nurpati beberapa waktu lalu.
Menurutnya, dengan popularitas yang sedang meningkat, Jokowi akan menjadi presiden tanpa harus mengikuti konvensi Partai Demokrat.
"Ada informasi pak Jokowi dicalonkan dari demokrat. Buat apa Jokowi ikut konvensi Demokrat, saya kira kalau Jokowi mau jadi capres di luar Demokrat pasti menang, pasti jadi presiden. Jadi buat apa ikut konvensi Demokrat," ujar Tridianto, di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (9/7/2013).
Sementara itu, jika akhirnya Jokowi resmi diundang dalam konvensi partai Demokrat, menurutnya banyak pengurus partai yang disebutnya sengkuni-sengkuni partai, akan menjegal langkah Jokowi. "Yang saya takutkan para sengkuni-sengkuni di demokrat ini bisa menjegal," tegasnya.
Seperti diberitakan, diketahui beberapa pengurus partai Demokrat diakui sedang inten melakukan pendekatan terhadap Jokowi. Hal itu juga ditegaskan Wakil Sekretaris Jendral (Wasekjen) Andi Nurpati beberapa waktu lalu.
(lal)