Elektabilitas Mega jauh di bawah Jokowi

Kamis, 27 Juni 2013 - 17:34 WIB
Elektabilitas Mega jauh...
Elektabilitas Mega jauh di bawah Jokowi
A A A
Sindonews.com - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) lebih disukai masyarakat daripada Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri. Menurut hasil survei Indonesia Research Centre (IRC), jika pemilu dilaksanakan hari ini maka 24,8 persen masyarakat akan memilih Jokowi.

"Berdasarkan hasil survei, Megawati hanya akan dipilih oleh 5,5 persen masyarakat, angka ini sangat jauh jika dibandingkan dengan kadernya, Jokowi, yang akan mendapatkan dukungan 24,8 persen dari masyarakat jika pemilu dilaksanakan hari ini," kata Direktur IRC Agus Sudibyo, dalam Peluncuran dan Diskusi hasil survei nasional IRC tentang elektabilitas partai politik dan kandidat presiden, di Dewan Pers, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (27/6/2013).

Selain itu, tokoh politik lain seperti Prabowo Subianto, berada dibawah Jokowi dengan angka pemilih sebesar 14,8 persen, Abu Rizal Bakrie, hanya 7,9 persen, menyusul Wiranto dan Mahfud MD yang hanya akan mendapatkan dukungan sekitar 3,9 dan 3,7 persen. Lalu Hary Tanoesoedibjo yang mendapatkan persentase dukungan masyarakat sebesar 2,3 persen.

Namun yang cukup mengejutkan, nama Rhoma Irama masuk dalam hasil survei IRC dan mendapatkan dukungan sebesar 2,7 persen. Angka ini jauh lebih tinggi daripada Isteri SBY, Ani Yudhoyono, yang hanya akan mendapatkan 2,0 persen.

"Dalam survei ini, Jokowi menunjukkan trend elektabilitas yang cukup meyakinkan. Sebagian besar masyarakat cenderung memilihnya menjadi Presiden RI untuk periode berikutnya," tandas Agus.

Survei dilakukan menggunakan metode penarikan sample multistage random sampling, dengan jumlah responden sebanyak 1800 orang dan margin of error (MoE) 2,3 persen, pada tingkat kepercayaan 95 persen.
(lal)
Berita Terkait
Gugat Penetapan Capres...
Gugat Penetapan Capres 2014 dan 2019, Bonatua Bawa Novum Baru ke PTUN
Moderator Debat Capres...
Moderator Debat Capres 2014 Zainal Arifin Mochtar: 2024 Harus Menarik, Bukan Hanya Nanya dan Dijawab
Revisi UU Desa, Bacapres...
Revisi UU Desa, Bacapres Ganjar dan Puan Ungkap tentang Kesejahteraan
Inflasi Terendah Sejak...
Inflasi Terendah Sejak 2014, Ini Faktor Utamanya
Rakernas PDIP Rekomendasikan...
Rakernas PDIP Rekomendasikan Perpanjangan Masa Jabatan Kades Jadi 9 Tahun
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
Berita Terkini
Jokowi Pakai Baju Berlogo...
Jokowi Pakai Baju Berlogo PSI: Artinya Tahu Sendiri
Bangun Integrasi Hukum...
Bangun Integrasi Hukum dan Seni Lewat Pustaka Nada
Kemhan Beberkan Materi...
Kemhan Beberkan Materi Latihan Fisik Calon Manajer Kopdes: Baris-berbaris hingga Hormat Militer
Boni Hargens: Peningkatan...
Boni Hargens: Peningkatan Kepercayaan Publik kepada Polri Perkuat Stabilitas Demokrasi
DPR Desak Latsarmil...
DPR Desak Latsarmil Peserta SPPI Disetop: Nyawa Jangan Dianggap Enteng!
Saatnya Muktamar NU...
Saatnya Muktamar NU Hadirkan Kepemimpinan yang Tak Lagi Wariskan Pertengkaran Berkepanjangan
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved