KPK akui langkah pemberantasan korupsi masih serampangan

Senin, 18 Maret 2013 - 17:38 WIB
KPK akui langkah pemberantasan...
KPK akui langkah pemberantasan korupsi masih serampangan
A A A
Sindonews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengakui kalau selama ini pola pemberantasan korupsi yang dilakukan masih serampangan. Untuk itu, KPK berencana segera melakukan pembenahan.

"Selama ini agenda pemberantasan korupsi yang dilakukan sifatnya serampangan. Jadi untuk lebih fokus ke depannya maka dibuat road map atau grand desaign untuk memberantas korupsi di negeri ini untuk lima tahun kedepan," ungkap Ketua KPK Abraham Samad di Makassar, Senin (18/3/2013).

Dia menyebutkan, KPK ke depannya hanya akan menangani perkara-perkara dengan beberapa kriteria. Yakni hanya akan menangani perkara dengan nilai kerugian negara yang sangat besar dan kasus-kasus korupsi yang pelakunya adalah penentu kebijakan atau penegak hukum sendiri.

Selain itu, KPK juga melakukan pemetaan terhadap sektor-sektor yang akan diawasi secara ketat. Sektor-sektor tersebut, kata Abraham, adalah sektor yang berkaitan dengan hajat hidup orang banyak.

"Yang paling penting adalah pelibatan komponen kejaksaan dan kepolisian," ujarnya.

Menurut Abraham, selama ini ruang gerak KPK sangat terbatas karena infrastrukturnya rapuh dan terbatas. Sedangkan, posisi Kejaksaan dan Kepolisian infrastrukturnya lebih kuat sampai ke kecamatan untuk Kepolisian.

"Keberhasilan KPK selama ini, kalau dikatakan ini adalah keberhasilan tidak lepas dari peran kepolisiajdan kejaksaan,"ujarnya lebih lanjut.

Abraham menyebutkan, pembuatan grand desaign pemberantasan tindak koupsi di Indonesia oleh KPK itu dilakukan karena KPK hanya memiliki 50 penyidik yang langsung bersentuhan dengan perkara. Jumlah tersebut sangat tidak ideal untuk memerangi korupsi yang berjalan masif di Indonesia.
(kri)
Berita Terkait
Puji Firli dkk Tangkap...
Puji Firli dkk Tangkap 8 Kepala Daerah Sepanjang 2022, Pengamat: Bakal Lebih Kencang Jelang Pemilu
Soal Integritas KPK
Soal Integritas KPK
Kinerja KPK Mundur?
Kinerja KPK Mundur?
SENGKARUT KASUS BLBI
SENGKARUT KASUS BLBI
Menimbang Remunerasi...
Menimbang Remunerasi dan Kinerja KPK
Menko Luhut Kritik OTT...
Menko Luhut Kritik OTT KPK, Begini Faktanya
Berita Terkini
Said Iqbal Bakal Dilantik...
Said Iqbal Bakal Dilantik Prabowo Jadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan Sore Ini
Korlantas Polri Tunda...
Korlantas Polri Tunda Pelaksanaan Operasi Patuh Jaya 2026
25 Wilayah Indonesia...
25 Wilayah Indonesia Berpotensi Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Mindanao Filipina
Hari Ini Presiden Akan...
Hari Ini Presiden Akan Menerima Surat Kepercayaan dari Dubes Negara Sahabat
BNPP Raih Peningkatan...
BNPP Raih Peningkatan Signifikan Capaian Reformasi Birokrasi 2025 dari Kemenpan RB
Brigjen TNI Marinir...
Brigjen TNI Marinir Rino Rianto Resmi Jabat Dandenjaka, Pimpin Pasukan Elite TNI AL
Infografis
Profil Abdul Wahid yang...
Profil Abdul Wahid yang Terjaring OTT KPK, Baru 8 Bulan Jadi Gubernur Riau
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved