Fraksi Hanura di DPR dukung Pemilukada dipercepat

Rabu, 23 Januari 2013 - 13:58 WIB
Fraksi Hanura di DPR...
Fraksi Hanura di DPR dukung Pemilukada dipercepat
A A A
Sindonews.com - Fraksi Partai Hanura mendukung pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) untuk dipercepat yang rencananya akan dilaksanakan pada tahun ini, sehingga tidak ada Pilkada di tahun 2014.

Menurut Sekretaris Fraksi Partai Hanura Saleh Husein, semestinya tidak ada yang perlu dipermasalahkan dari percepatan Pemilukada ini. Karena dia mengatakan, kalau hal tersebut sudah lama diwacanakan.

"Harusnya sih enggak. Karena wacana ini sudah lama terlontar," jelasnya kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (23/1/2013).

Dirinya juga menjelaskan, kalau rencana itu telah lama disampaikan agar partai politik (Parpol) dapat menyiapkan diri dari tingkat pusat hingga daerah, sehingga ketika pelaksaan pemilihan diajukan tidak ada lagi permasalahan yang harus ditakuti.

"Sehingga persiapan dari partai juga harus mempersiapkan diri, baik DPP (Dewan Pengurus Pusat) dan pengurus daerah dan DPC. Jadi buat kita juga tidak ada masalah," terangnya.

Oleh karenanya, Saleh mengungkapkan, kalau Fraksi Hanura di DPR menyetujui agar Pemilukada dipercepat. "Makanya Fraksi Hanura mendukung pilkada dipercepat," cetusnya.

Mengenai tidak adanya anggaran ketika Pemilukada itu dipercepat, Saleh pun tidak meyakini hal itu. Dia meyakini, kalau permasalahan biaya pasti telah dipersiapkan, sehingga tidak akan menjadi masalah.

"Pasti anggaran harus dipersiapkan, enggak ada masalah," pungkasnya.

Seperti diketahui, untuk fokus menyelenggarakan Pemilu 2014, Komisi Pemilihan Umum (KPU) mempercepat Pemilukada di tahun ini. Mereka merilis, akan ada 148 Pemilukada dengan rincian 15 pemilihan gubernur, 133 pemilihan bupati atau wali kota di seluruh Indonesia yang akan diadakan tahun 2013.
(mhd)
Berita Terkait
Argumen Istana Soal...
Argumen Istana Soal RUU Pemilu Tak Menjawab Masalah
Pernah Ngotot Gelar...
Pernah Ngotot Gelar Pilkada 2020, Pemerintah Dinilai Amnesia Tolak Revisi UU Pemilu
Perludem Sebut Kerangka...
Perludem Sebut Kerangka Hukum Pilkada 2024 Potensi Bermasalah
PKB Tolak Revisi UU...
PKB Tolak Revisi UU Pilkada karena Belum Dijalankan 100 Persen
Demokrat Sebut Alasan...
Demokrat Sebut Alasan Pemerintah Tolak RUU Pemilu Lemah dan Rapuh
Revisi UU Pemilu Harus...
Revisi UU Pemilu Harus Dilanjutkan, Ini Tiga Alasannya
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved