Partai menengah perlu figur eksternal

Kamis, 02 Agustus 2012 - 22:09 WIB
Partai menengah perlu...
Partai menengah perlu figur eksternal
A A A
Sindonews.com - Dengan kondisi belum ada Calon Presiden (capres) yang kuat, partai menengah yang belum punya figur capres agar tidak sekedar melakukan 'cek gelombang atau cek pasar' figur yang akan di-capreskan. Mereka harus berani menetapkan dan mengusung figur-figur yang punya pengaruh elektoral tinggi sebagai capres atau cawapres.

"Pilihannya hanya tiga, mencapreskan kader internal partainya, mencapreskan figur nonpartai, atau berkoalisi dengan partai yang sudah jelas figur capresnya," ujar Direktur Lembaga Kajian dan Survei Nusantara (Laksnu) Gugus Joko Waskito, di Jakarta, Kamis (2/8/2012).

Semua pilihan itu, serba mungkin dan penuh dengan pertimbangan. Harusnya, jika mau melakukan pilihan dengan pertimbangan mendongkrak perolehan suara partai menengah pada Pemilu 2014, maka lebih ideal jika mereka mulai mengumumkan capresnya, atau paling tidak mensosialisasikan siapa capres yang kemungkinan besar akan didukung sebelum Pemilihan Legslatif (pileg). Itupun perlu dipertimbangkan mereka melirik figur dari nonparpol.

"Kenapa? Karena jika partai-partai tersebut tepat memilih figur yang layak dan laku di masyarakat, bukan tidak mungkin perolehan suaranya akan ikut naik saat pileg," katanya.

Wakil Ketua Umum DPP PPP Lukman Hakim Saifuddin mengklaim partainya sudah membuka semua figur potensial untuk ditawarkan ke publik. Pihaknya tidak hanya menunggu dan memaksakan fugur dari internal, tetapi juga siap mengusung figur terbaik asalkan tingkat penerimaan publik besar dan kuat.

"Nama Pak JK (Jusuf Kalla), Anies Baswedan (Rektor Kampus Paramadina), dan Pak Mahfud MD (Ketua Mahkamah Konstitusi) adalah nama-nama yang masuk dari usulan daerah. Itu tentu sangat kami pertimbangkan. Soal waktunya kapan, tentu kami akan terus mencermatinya," katanya.

Senada, Sekjen DPP PKS Anis Matta juga menyatakan partainya sudah membentuk tim untuk menjaring figur capres. Mereka yang muncul dalam penjaringan beberapa diantaranya adalah figur-figur non parpol. Bahkan, kata dia, nama JK juga termasuk yang ada dalam radar pantauan tim yang dibentuk oleh PKS.

"Kita semangat dan komitmennya adalah memunculkan banyak alternatif. Dan itu bagus kalau saat ini sudah muncul karena publik bisa menilainya," katanya.
(mhd)
Berita Terkait
Moderator Debat Capres...
Moderator Debat Capres 2014 Zainal Arifin Mochtar: 2024 Harus Menarik, Bukan Hanya Nanya dan Dijawab
Revisi UU Desa, Bacapres...
Revisi UU Desa, Bacapres Ganjar dan Puan Ungkap tentang Kesejahteraan
Inflasi Terendah Sejak...
Inflasi Terendah Sejak 2014, Ini Faktor Utamanya
Rakernas PDIP Rekomendasikan...
Rakernas PDIP Rekomendasikan Perpanjangan Masa Jabatan Kades Jadi 9 Tahun
Demokrat Gabung KIM,...
Demokrat Gabung KIM, Politikus PDIP: Mengingatkan Pilpres 2014
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
Berita Terkini
Tak Kaget Dadan dan...
Tak Kaget Dadan dan Silmy Terjerat Kasus Korupsi, Noel: Juni-Juli Banyak Pejabat Ditangkap KPK
ASPEK Indonesia Temui...
ASPEK Indonesia Temui Pimpinan UNI Global Union di Jenewa
KKP Tangkap Kapal Asing...
KKP Tangkap Kapal Asing Pengangkut 1,2 Ton Ikan Napoleon Ilegal
Istana Tepis Isu Pengunduran...
Istana Tepis Isu Pengunduran Diri Menkeu Purbaya
Jadi Kepala BGN, Nanik...
Jadi Kepala BGN, Nanik Deyang: Saya Sarjana Biologi Bukan Kehutanan
Jadi Kepala BGN, Nanik...
Jadi Kepala BGN, Nanik S Deyang: Mohon Dikoreksi Kalau Kami Salah
Infografis
Judi Politik Elon Musk:...
Judi Politik Elon Musk: Tesla Bakar Uang Rp1.100 Triliun Usai Umumkan Partai Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved