Kasus Komisioner KPU Dipecat, DPR Harap Jadi Cermin Penyelenggara Pemilu

Jum'at, 20 Maret 2020 - 13:52 WIB
Kasus Komisioner KPU...
Kasus Komisioner KPU Dipecat, DPR Harap Jadi Cermin Penyelenggara Pemilu
A A A
JAKARTA - Anggota Komisi IX DPR, Saleh Pertaonan Daulay ikut berkomentar terkait sanksi pemecatan terhadap anggota KPU, Evi Novida Ginting Manik oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). Dia berharap, semua pihak bisa menghormati putusan tersebut.

(Baca juga: Dua Komisioner Dipecat, Kepercayaan Publik pada KPU Kian Pudar)

Saleh meyakini, putusan itu tidak serta merta dijatuhkan. Sudah ada proses pemeriksaan. Dia percaya, proses pemeriksaan dan pengujian perkaranya sudah dilakukan sesuai aturan yang berlaku.

"Putusan seperti ini mungkin adalah pilihan terakhir yang dimiliki DKPP. Demi menjamin terlaksananya pilkada-pilkada secara jurdil dan transparan, yang dinilai bersalah dan tidak profesional perlu diganti," tutur Saleh kepada SINDOnews, Jumat (20/3/2020).

Di sisi lain, Saleh berharap kasus ini juga akan menjadi cermin bagi para penyelenggara lainnya. Mereka yang sekarang sedang bertugas di pusat, provinsi, dan kabupaten/kota harus meningkatkan kinerjanya. Sebab, mereka diawasi dan dicermati oleh masyarakat.

Secara prosedural, politikus Partai Amanat Nasional (PAN) ini menilai, rekrutmen komisioner KPU sejauh ini sudah benar. Jika pun ada masalah setelahnya, kemungkinan itu bukan pada aspek rekrutmennya, namun bisa dikatakan lebih kepada individunya.

"Yang direkrut itu kan hampir semuanya yang sudah punya pengalaman. Punya pengalaman di provinsi atau di lembaga kepemiluan tingkat nasional. Artinya, kapasitas mereka sudah tidak diragukan lagi. Kalau ada penyimpangan, itu lebih pada tanggung jawab individual," ujar dia.

Dengan demikan, ia melihat ada kelompok masyarakat yang mempersoalkan hal itu. Karena pemilunya sudah usai, masyarakat justru sekarang sedang menunggu presiden dan wapres terpilih menunaikan janjinya.

"Soal pemilu, masyarakat malah lebih berorientasi pada pemilu yang akan datang. Sangat jarang yang mau mengungkit yang sudah lewat," tandasnya.
(maf)
Berita Terkait
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Mochammad Afifuddin...
Mochammad Afifuddin Jadi Plt Ketua KPU Pengganti Hasyim Asy’ari
Berantakan, Struktur...
Berantakan, Struktur dan Seleksi Penyelenggara Pemilu Perlu Ditata
Usai Kena Sanksi Peringatan...
Usai Kena Sanksi Peringatan Keras DKPP soal Jet Pribadi, Ketua-Anggota KPU Bakal Dipanggil DPR
Sewa Jet Pribadi, Ketua...
Sewa Jet Pribadi, Ketua KPU dan 4 Anggotanya Kena Sanksi Peringatan Keras DKPP
Pusako Usul Penyelenggara...
Pusako Usul Penyelenggara Pemilu Dapat Duit Pensiun
Berita Terkini
IM57+ Desak KPK Usut...
IM57+ Desak KPK Usut Tuntas Amplop Bupati Kuansing untuk Menhut
Wamenkomdigi Sebut 3...
Wamenkomdigi Sebut 3 dari 5 Anak Palsukan Usia untuk Akses Medsos
Terungkap Alasan Roy...
Terungkap Alasan Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi soal Pasal Penetapan Tersangka
Penasihat Ahli Kapolri...
Penasihat Ahli Kapolri Optimistis Irjen Wibowo Tingkatkan Pelayanan Korlantas Semakin Modern
Transformasi Strategis...
Transformasi Strategis Memasuki Era Quantum Globalisasi 2.0
Daftar Kapolda Baru...
Daftar Kapolda Baru yang Dilantik Kapolri pada Juli 2026, Ada Irjen Pipit Rismanto
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved