Kuasa Hukum Tradeways International Minta PT SPPJ Patuhi Putusan MA

Rabu, 18 Maret 2020 - 13:26 WIB
Kuasa Hukum Tradeways...
Kuasa Hukum Tradeways International Minta PT SPPJ Patuhi Putusan MA
A A A
JAKARTA - Mahkamah Agung (MA) telah mengeluarkan putusan Nomor 1460K/Pdt/2014, yang memenangkan perkara perselisihan dengan pihak PT Sarana Pembangunan Palembang Jaya.

"Keputusan MA ini menguatkan putusan PN Palembang Nomor 144/Pdt.G/2012/PNplg dengan menghukum PT Sarana Pembangunan Palembang Jaya (SPPJ), diwajibkan membayar empat miliar, empat ratus tiga belas juta rupiah," kata Kuasa Hukum PT Tradeways International, Alhadid Enda Putra, Rabu (18/3/2020).

Alhadid menambahkan, atas dasar putusan MA, pihaknya telah melayangkan surat penetapan eksekusi ke Pengadilan Negeri Palembang.

"Lewat surat penetapan ekseskusi Nomor 20/144/Pdt.G/2013/Eks/2016/PN.plg yang dikeluarkan oleh PN Palembang artinya mereka telah menyetujui dan menguatkan untuk segera dilakukan eksekusi atas putusan MA terhadap PT Sarana Pembangunan Palembang Jaya," tegasnya

Selanjutnya ujar Alhadid, jika pihak PT. Sarana Pembangunan Palembang Jaya terus mangkir atau tidak punya iktikad baik terhadap isi putusan, dirinya akan melakukan penyitaan terhadap aset-aset PT Sarana Pembangunan Palembang Jaya .

"Penyitaan aset ini sudah mendapat legitimasi hukum dari PN Palembang jadi jika dalam waktu dekat mereka tidak ada niat untuk menjalankan isi putusan MA maka langkah ini akan kita ambil," tegasnya.

Diketahui Perselisihan antara PT Tradeways International dengan PT Sarana Pembangunan Palembang Jaya terkait Pengelolaan dan Penyerahan Kembali (Built, Operate and Transfer/BOT Agreement) Kawasan Taman Kambang Iwak Besak di Palembang Nomor 041/SP2J/SPK/V/2011 tanggal 16 Mei 2011.

Di mana pihak PT Sarana Pembangunan Palembang Jaya secara sepihak telah menghentikan perjanjian, hingga PT Tradeways International mengalami kerugian miliaran rupiah.
(maf)
Berita Terkait
Pakar Hukum Sebut Konsep...
Pakar Hukum Sebut Konsep Heuristika Hukum Menjawab Tantangan
Hakim MA Haswandi Usul...
Hakim MA Haswandi Usul Kurangi Police Justice, Ini Tugasnya
Mahfud MD: Waspadai...
Mahfud MD: Waspadai Potensi Industrialisasi Hukum dalam Penerapan Keadilan Restoratif
Kompilasi Rumusan Kamar...
Kompilasi Rumusan Kamar MA Hasilkan 24 Kaidah Hukum
Terobos Kekakuan Hukum...
Terobos Kekakuan Hukum Normatif, Ketua MA Kedepankan Teori Heuristika
Ketua MA Klaim Catat...
Ketua MA Klaim Catat Rekor Sejarah, Putuskan 20.562 Perkara Sepanjang 2020
Berita Terkini
Penyebaran Budaya LGBT...
Penyebaran Budaya LGBT Ancaman Negara Nonmiliter, Ada di Perpres yang Diteken Prabowo
Fenomena Korupsi di...
Fenomena Korupsi di Era Pemerintahan Prabowo Subianto
Mardiono Optimistis...
Mardiono Optimistis PPP NTB Bangkit dan Tembus Target Pemilu 2029
Hadapi Sidang Ijazah...
Hadapi Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Galang Dana lewat Jual Buku
Tinggalkan Jabatan Kakorlantas,...
Tinggalkan Jabatan Kakorlantas, Irjen Pol Agus Suryonugroho Sampaikan Pesan Ini ke Penerusnya
TikTok PHK Massal Karyawan...
TikTok PHK Massal Karyawan Tokopedia, DPR Minta Satgas Mitigasi PHK Turun Tangan
Infografis
TNI Jaga Kejaksaan,...
TNI Jaga Kejaksaan, Ada Perseteruan Penegak Hukum?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved