Ketua MA Klaim Catat Rekor Sejarah, Putuskan 20.562 Perkara Sepanjang 2020

Rabu, 17 Februari 2021 - 15:08 WIB
loading...
Ketua MA Klaim Catat...
Ketua Mahkamah Agung (MA) Muhammad Syarifuddin menyatakan kinerja pihaknya pada 2020 sudah melampaui target yang ditetapkan. FOTO/IST/PA MANADO
A A A
JAKARTA - Ketua Mahkamah Agung (MA) Muhammad Syarifuddin menyatakan kinerja pihaknya pada 2020 sudah melampaui target yang ditetapkan. Bahkan, dirinya mengaku, kinerja MA tahun lalu lebih baik ketimbang tahun-tahun sebelumnya.

Syarifuddin menuturkan, sebanyak 20.562 perkara telah diputus dari total 20.761 perkara atau hanya tersisa 199 perkara di 2020. Menurutnya, hal tersebut merupakan yang terindah sepanjang sejarah berdirinya MA.

"Beban perkara pada Tahun 2020 sebanyak 20.761 perkara yang terdiri dari perkara masuk sebanyak 20.544 perkara dan sisa perkara tahin 2019 sebanyak 217 perkara. Dari jumlah tersebut, Mahkamah Agung berhasil memutus sebanyak 20.562 perkara dan sisa perkara Tahun 2020 sebanyak 199 perkara. Sisa perkara itu adalah yang terendah sepanjang sejarah berdirinya MA," katanya saat memaparkan laporan tahunan, Rabu (17/2/2021).

Baca juga: Sambangi Ketua Mahkamah Agung, Kapolri Bahas Tilang Elektronik

Atas keberhasilan tersebut, kata dia, dapat melampaui target yang ditetapkan sebesar 70%. Adapun produktivitas MA dalam memutus perkara pada 2020 jika diukur dalam persentase mencapai 99,04%.

Dia menjelaskan, jumlah hakim agung relatif lebih sedikit dari tahun sebelumnya sekali pun jumlah perkara yang diterima 2020 merupakan yang terbanyak dalam sejarah. Dengan berbagai macam keterbatasan tersebut, menurutnya, MA tetap mampu memutus perkara tanpa mengurangi kualitas putusan.

Tak hanya itu, Syarifuddin memaparkan ketepatan waktu putusan perkara di MA yang berhasil memutus 19.874 perkara dari 20.564 di bawah tiga bulan yang masuk. Menurutnya, hal itu melampaui capaian pada 2019 lalu. "Jumlah tersebut telah melampaui capaian Tahun 2019 yaitu sebesar 96,58%," tuturnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Razman Nasution Tunggu...
Razman Nasution Tunggu Dieksekusi setelah Kasasi Ditolak MA: Saya Tidak akan Sembunyi
Terima Suap Rp1 Miliar,...
Terima Suap Rp1 Miliar, Hakim YM Dipecat
Pengadilan Tinggi DKI...
Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Kuatkan Vonis Nurhadi, KPK Berharap Beri Efek Jera
Roy Suryo Minta Kejaksaan...
Roy Suryo Minta Kejaksaan Segera Eksekusi Razman Nasution
Kasasi Ditolak MA, Razman...
Kasasi Ditolak MA, Razman Nasution Terancam 1,5 Tahun Penjara
Kejagung Selidiki Dugaan...
Kejagung Selidiki Dugaan Kasus Pengurusan Perkara oleh Aspidum Kejati Sumsel
Richard Lee Ditahan...
Richard Lee Ditahan Kejati, Dokter Detektif: Bukti Sudah Lengkap dan Siap Diuji di Pengadilan
Richard Lee Akui Seluruh...
Richard Lee Akui Seluruh Perbuatannya, Kejari Tangerang: Kasus Sudah Terang Benderang
Pengadilan Tolak Seluruh...
Pengadilan Tolak Seluruh Gugatan Nikita Mirzani, Reza Gladys Menang Telak
Rekomendasi
Baru Umumkan Pernikahan,...
Baru Umumkan Pernikahan, Nathalie Holscher Langsung Didesak Soal Anak: Responsnya Bikin Warganet Heboh
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Hak Dasar Investor di Pasar Modal
Berita Terkini
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Kejagung Segel Gudang...
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Milik BGN di Bogor
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Berharap Hakim MK 'Diketuk Hatinya oleh Tuhan'
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Infografis
Ketakutan Resesi AS,...
Ketakutan Resesi AS, Harga Emas ke Rekor Sepanjang Masa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved