Negara Harus Hadir Cegah Kepanikan Masyarakat Akibat Kelangkaan Masker

Sabtu, 07 Maret 2020 - 19:00 WIB
Negara Harus Hadir Cegah...
Negara Harus Hadir Cegah Kepanikan Masyarakat Akibat Kelangkaan Masker
A A A
JAKARTA - Berbagai cara dilakukan pemerintah untuk menyediakan masker bagi masyarakat. Mulai dari menindak tegas pelaku penimbunan sampai menyebut masker hanya untuk yang sakit. Namun hal itu membuat masyarakat merasa tidak nyaman. (Baca juga: DPR Sesalkan Harga Masker dan Disinfektan Melambung)

Pengamat asal Universitas Al Azhar Indonesia, Suparji Ahmad menyatakan, negara harus hadir secara sungguh-sungguh dengan narasi, ekspresi dan aksi yang nyata. "Sehingga dapat mencegah kegelisahan atau kepanikan di masyarakat," kata Suparji saat dihubungi SINDOnews, Sabtu (7/3/2020). (Baca juga: Pemerintah Jamin Ketersediaan Masker untuk Masyarakat)

Lebih lanjut Suparji mengatakan, setelah melakukan tindakan terhadap para penimbun masker, tapi ternyata juga masih langka, maka hendaknya yang menyediakan masker tersebut melalui BUMN, kementerian terkait atau pemerintah daerah. "Selain itu juga menyosialisasikan tentang fungsi masker dengan tujuan supaya pemanfaatannya dilakukan secara proporsional," ujarnya. (Baca juga: Pemerintah Diminta Serius Tindak Oknum Penimbun Masker)

Ditambahkan dia, adanya perubahan perilaku di masyarakat akibat virus Ccorona hendaknya juga diantisipasi pemerintah supaya tidak menimbulkan ketersinggungan atau memudarnya kebersamaan. (Baca juga: Masker Hilang di Asemka dan Glodok, Warga: Berapa pun Harganya Kita Beli)

"Pemerintah perlu melakukan evaluasi atas kebijakan yang dilakukan dan masalah-masalah yang timbul di masyarakat. Karena kelangkaan masker juga terjadi akibat penyikapan sebagian masyarakat yang berlebihan," tandasnya.
(cip)
Berita Terkait
Ahmad Yurianto Sebut...
Ahmad Yurianto Sebut 193.571 Orang Berstatus ODP dan 17.754 PDP Corona
Wapres: Kebijakan Pemerintah...
Wapres: Kebijakan Pemerintah Terkait Corona Demi Keselamatan Rakyat
Kutip WHO, Yuri: Virus...
Kutip WHO, Yuri: Virus Covid-19 Tidak Akan Hilang dengan Mudah dan Cepat
Paket Kepemimpinan Kemenkes...
Paket Kepemimpinan Kemenkes Harus Bisa Rangkul Jajaran dan Fokus ke Corona
Jokowi Harus Respons...
Jokowi Harus Respons Soal Perombakan Kabinet di Tengah Pandemi Corona
Jokowi Minta Petani...
Jokowi Minta Petani Tetap Berproduksi dengan Perhatikan Protokol Kesehatan
Berita Terkini
KPK Sita Catatan Keuangan...
KPK Sita Catatan Keuangan usai Geledah Rumah Dinas hingga Kantor Bupati Lombok Barat
7 Kasus Pencucian Uang...
7 Kasus Pencucian Uang Terbesar di Indonesia, Nilainya Tembus Belasan Triliun hingga Penjara Seumur Hidup
Gugatan terhadap Waketum...
Gugatan terhadap Waketum dan Sekjen PPP Dicabut, Kader Pilih Fokus Konsolidasi Partai
Hari Bhayangkara ke-80,...
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolri Hadiahi Istri Arist Merdeka Sirait Ziarah Holyland
Hotman Paris Ungkap...
Hotman Paris Ungkap Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Ditahan
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved