DPR Minta Pertimbangkan Kewarganegaraan Perempuan dan Anak Eks ISIS

Jum'at, 21 Februari 2020 - 16:00 WIB
DPR Minta Pertimbangkan...
DPR Minta Pertimbangkan Kewarganegaraan Perempuan dan Anak Eks ISIS
A A A
JAKARTA - Pemerintah lewat Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) tengah mengkaji dan meramu Keputusan Presiden (Kepres) dan Keputusan Menteri (Kepmen) untuk menghapus status kewarganegaraan WNI eks ISIS. Namun, DPR meminta pemerintah untuk mempertimbangkan nasib perempuan dan anak-anak dalam kasus tersebut.

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad dapat memahami dalam Undang-Undang Nomor 12/2006 tentang Kewarganegaraa diatur bahwa status kewarganegaraan seseorang bisa otomatis hilang bagi orang yang telah ikut ISIS karena memenuhi unsur pada Pasal 23 UU tersebut. (Baca juga: Pemerintah Diminta Tak Pulangkan Perempuan dan Anak ISIS Eks WNI)

“Memang kalau menurut Undang-Undang Kewarganegaraan itu kemudian otomatis akan kehilangan kewarganegaraan atau berperan,” kata Dasco di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (21/2/2020). (Baca juga: Anak ISIS eks WNI Berpeluang Dipulangkan ke Indonesia)

Namun demikian, anggota Komisi III DPR ini berpandangan, pemerintah perlu mengkaji kembali pemberlakuan tersebut kepada wanita dan anak-anak yang ada kemungkinan mereka terpaksa ikut ISIS karna orang tua dan kepala keluarga. “Tapi mesti dikaji lagi bagi keluarga terutama anak kecil, wanita yang kemudian memang terpaksa ikut karena memang ketergantungan mereka kepada orang tua yang mengajak,” ujarnya.

Karena itu, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini meminta kepada pemerintah untuk memikirkan dan mengkaji lebih dalam soal rencana tersebut. “Itu memang harus dipikirkan lebih lanjut dan memang harus dikaji mendalam,” tandas Dasco.
(cip)
Berita Terkait
BNPT: 2.000 Anak Indonesia...
BNPT: 2.000 Anak Indonesia Pergi ke Irak dan Suriah Akibat Terpapar Radikalisme
Panglima Tertinggi Negara...
Panglima Tertinggi Negara Islam di Irak Jassim Al-Mazrouei Tewas Terbunuh
Rapat dengan Doni Monardo,...
Rapat dengan Doni Monardo, DPR Tanya Revisi UU Penanggulangan Bencana
Masa Sidang II, DPR...
Masa Sidang II, DPR Tetap Fokus Penanggulangan Pandemi dan Dampak Covid-19
5 WNI Fasilitator Keuangan...
5 WNI Fasilitator Keuangan ISIS Disanksi AS, BNPT: Ada yang Sudah Keluar Penjara
BNPT dan Al-Azhar Mesir...
BNPT dan Al-Azhar Mesir Kerja Sama Perkuat Islam Moderat di Indonesia
Berita Terkini
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Prediksi Ada Reshuffle,...
Prediksi Ada Reshuffle, Pengamat: Prabowo Butuh Menteri Eksekutor dan Komunikator Ulung
Revisi UU Pemilu Belum...
Revisi UU Pemilu Belum Dibahas, Golkar Usul Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved