BNPT: 2.000 Anak Indonesia Pergi ke Irak dan Suriah Akibat Terpapar Radikalisme

Senin, 20 Juni 2022 - 18:34 WIB
loading...
BNPT: 2.000 Anak Indonesia...
Kepala BNPT Komjen Pol Boy Rafli Amar menyebut, 2.000 anak Indonesia berangkat ke Irak dan Suriah akibat terpapar paham radikal. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme ( BNPT ) Komjen Pol Boy Rafli Amar menyebut, kurang lebih 2.000 anak Indonesia berangkat ke Irak dan Suriah akibat terpapar paham radikal. Mereka terpapar oleh propaganda yang kerap menyebar di media sosial (medsos).

Boy mengatakan, ribuan anak tersebut kerap menjadi bulan-bulanan propaganda di media sosial sehingga, banyak dari mereka yang memiliki tujuan yang berseberangan dengan paham ideologi Pancasila.

"Karena propaganda melalui media sosial, ada lebih dari 2.000 anak bangsa kita berangkat ke Irak dan Suriah untuk sebuah tujuannya (yang) bukan harusnya diambil oleh kita sebagai bangsa Indonesia," ujar Boy, Senin (20/6/2022).

Baca juga: Khilafatul Muslimin Berdiri Sejak 1997, Kepala BNPT Sangkal Kecolongan

Boy menuturkan, beberapa dari anak yang telah berangkat ke Irak dan Suriah melakukan aksi di luar batas, bahkan sampai melakukan aksi teror seperti bom bunuh diri. "Fenomena anak bangsa menjadi pelaku bom bunuh diri adalah sebuah kondisi yang sangat tidak menguntungkan tentu sesuatu yang sangat merugikan anak bangsa," terangnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ekstremisme Kekerasan...
Ekstremisme Kekerasan di Asia Tenggara
BNPT Minta Presiden...
BNPT Minta Presiden Prabowo Teken Perpres Umumkan Status Terorisme di Indonesia
112 Anak Terpapar Radikalisme,...
112 Anak Terpapar Radikalisme, BNPT Tekankan Pentingnya Menjaga Ruang Digital
PB DDI Imbau Waspadai...
PB DDI Imbau Waspadai Propaganda Jihad Persatuan Global ISIS
Akademisi UI: Jaga Marwah...
Akademisi UI: Jaga Marwah Demokrasi, Jangan Terjebak Propaganda Khilafah
Sah Dilantik Prabowo,...
Sah Dilantik Prabowo, Komjen Pol Eddy Hartono Kembali Jabat Kepala BNPT
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
Matikan Selat Hormuz!...
Matikan Selat Hormuz! AS dan Irak Deal Bangun Jalur Pipa Minyak Senilai Rp1.074 triliun
1 Lagi Tentara AS Tewas...
1 Lagi Tentara AS Tewas Diserang Drone Iran
Rekomendasi
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Bangun Budaya Sadar Bencana di Lingkungan Sekolah
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
Berita Terkini
3 Tersangka Kasus Suap...
3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jatim Beri Rp6,9 M agar Dapat Jatah
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Jaksa Agung Mutasi 8...
Jaksa Agung Mutasi 8 Kepala Kejaksaan Tinggi, Ada Kajati Aceh hingga Sulsel
Ditjen Imigrasi Siapkan...
Ditjen Imigrasi Siapkan Satu Jenis Paspor Nasional, Nomor Tak Berubah Seumur Hidup
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved