Kemendagri Nilai Kreativitas Kepala Daerah Semakin Baik

Rabu, 20 November 2019 - 22:33 WIB
Kemendagri Nilai Kreativitas...
Kemendagri Nilai Kreativitas Kepala Daerah Semakin Baik
A A A
JAKARTA - Sejumlah kepala daerah dinilai memiliki kreativitas yang luar biasa dalam mengoptimalkan potensi daerahnya. Gambaran ini terlihat dari kegiatan Indonesia Visionary Leader (IVL) Season 6 yang digelar SINDO Media (Koran SINDO, SINDOnews.com, dan SINDO Weekly di Jakarta, Rabu (20/11/2019).

Sayangnya, selama ini kreativitas para kepala daerah tersebut belum banyak terlihat ke permukaan. Pada hari kedua IVL, ada enam kepala daerah yang memaparkan potensi daerah masing-masing dah berbagai upaya yang dilakukan dalam meningkatkan investasi dan kesejahteraan masyarakatnya. (Baca juga: Bangun Gorontalo, Bupati Nelson Genjot Investasi dan Promosi)

Mereka adalah Wali Kota Solok Zul Elfian, Bupati Pelalawan Muhammad Harris, Bupati Tabalong Anang Syakhfiani, Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo, Bupati Pamekasan Badrut Tamam, dan Bupati Jayapura Mathius Awoitauw. (Baca: Bicara di IVL, Bupati Jayapura Paparkan Peran Strategis Distrik)

Mereka diuji empat panel experts, yakni Direktur Fasilitasi Kepala Daerah dan DPRD Kemendagri Budi Santosa mewakili Dirjen Otda Kemendagri Akmal Malik, Rektor Universitas Paramadina Firmanzah, Ketua Pembina Indonesia Institute for Corporate Directorship (IICD) Andi Ilham Said, serta Direktur Eksekutif The Political Literacy Institute dan Pakar Komunikasi Politik UIN Jakarta Gun Gun Heryanto.. (Baca juga: Majukan Ekonomi, Bupati Pamekasan Canangkan Desa Tematik)

Budi mengatakan, dari paparan yang disampaikan para kepala daerah, banyak kepala daerah yang sedemikian kreatif dalam mengelola pemerintahannya. Dia mencontohkan Bupati Tabalong Anang Syakhfiani yang memanfaatkan daerahnya sebagai pintu masuk dan keluar sejumlah provinsi dengan cara membangun rumah sakit. ”Yang datang berobat itu dari beberapa provinsi, dan ini kan pendapatan,” tuturnya.

Contoh lainnya Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo yang menerapkan keahliannya sebagai akademisi dalam memimpin daerahnya. ”Segala sesuatunya dirinci sedemikian rupa padahal bupati itu kan banyak pekerjaan di luar konteks akademis karena harus berhadapan langsung dengan masyarakat. Tapi beliau berhasil memadukan itu,” urainya.

Budi menyebut, semakin banyak kepala daerah yang sudah semakin kreatif untuk mengelola atau mempercepat kesejahteraan rakyatnya dengan mengoptimalkan potensi masing-masing. ”Contohnya kalau dia sadar bahwa unggulannya di bidang pertanian, dia genjot pertanian. Kalau dia unggul di pariwisata seperti Denpasar, dia genjot di pariwisata,” katanya.
(cip)
Berita Terkait
Kepala BSKDN Beberkan...
Kepala BSKDN Beberkan 4 Fungsi Penting Command Center
BSKDN Tekankan Kualitas...
BSKDN Tekankan Kualitas Kepemimpinan Kepala Daerah Menentukan Kesejahteraan Masyarakat
Kemendagri Libatkan...
Kemendagri Libatkan Pakar Analisis Variabel dan Indikator Penilaian Kota Bersih
Dirjen Kemendagri Bertemu...
Dirjen Kemendagri Bertemu CIRDAP, Apa yang Dibahas?
Kemendagri: Sekjen Hudori...
Kemendagri: Sekjen Hudori Sosok Pekerja Keras dan Bertanggung Jawab
Litbang Kemendagri Berubah...
Litbang Kemendagri Berubah Jadi BSKDN, Eko: Kita Harus Berkolaborasi
Berita Terkini
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Jaksa Agung Mutasi 8...
Jaksa Agung Mutasi 8 Kepala Kejaksaan Tinggi, Ada Kajati Aceh hingga Sulsel
Ditjen Imigrasi Siapkan...
Ditjen Imigrasi Siapkan Satu Jenis Paspor Nasional, Nomor Tak Berubah Seumur Hidup
Koalisi Sipil Tolak...
Koalisi Sipil Tolak Pelibatan Babinsa dalam Pengawasan Pajak, Dinilai Ancam Supremasi Sipil
Nihayatul Wafiroh: Pakta...
Nihayatul Wafiroh: Pakta Integritas Bukti Keseriusan Perempuan Bangsa Besarkan PKB
Rekam Jejak Komjen Karyoto,...
Rekam Jejak Komjen Karyoto, dari Pemberantasan Korupsi hingga Jaga Stabilitas Keamanan Nasional
Infografis
10 Kapolda Lulusan Akpol...
10 Kapolda Lulusan Akpol 1994, Teman Satu Angkatan Kepala BNN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved