Sekjen Kemendagri: Kolaborasi Pusat-Pemda Tingkatkan Kualitas Pembangunan

Rabu, 10 April 2019 - 00:14 WIB
Sekjen Kemendagri: Kolaborasi...
Sekjen Kemendagri: Kolaborasi Pusat-Pemda Tingkatkan Kualitas Pembangunan
A A A
SURABAYA - Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Sekjen Kemendagri ), Hadi Prabowo menyatakan, kolaborasi pemerintah pusat dan pemerintah daerah mampu meningkatkan kualitas pembangunan . Tak hanya pembangunan fisik, namun juga pembangunan manusia yang berkualitas.

“Kolaborasi antara program prioritas nasional dengan daerah itu sangat penting. Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) maupun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) ini sudah merupakan sinergitas dan tentunya harus ada penyelarasan terkait dengan rencana kerja pemerintah tahun 2020, hal ini sangat penting untuk kualitas pembangunan,” kata Hadi saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Jawa Timur Tahun 2019, di Surabaya, Selasa (9/4/2019).

Meski demikian, RPJMD yang akan disusun harus merujuk pada RPJMN Tahun 2020 yang lahir dan disusun berdasarkan visi-misi presiden dan wakil presiden terpilih berdasarkan hasil Pemilihan Umum pada 17 April 2019. (Baca Juga: Lahirkan Pemimpin Handal, Kemendagri Selenggarakan Pelatihan Nasional)

“RPJMD yang akan disusun ini harus mengacu pada RPJMN sementara karena yang 2020 (RPJMN) sedang dalam proses. Tentunya nantinya belum bisa jadi acuan kecuali pada RPJMN Demokratik, karena RPJMN 2020-2024 harus menunggu visi-misi Presiden terpilih,” terang Hadi.

Tema RKP 2019 adalah ‘Pemerataan Pembangunan untuk Pertumbuhan Berkualitas’, sementara tema RKPD nya adalah ‘Peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) untuk pertumbuhan yang berkualitas dan berdaya saing’. Hal ini dinilai selaras dengan Musrenbang RKPD Provinsi Jawa Timur Tahun 2019 yang mengangkat tema ‘Pertumbuhan Ekonomi untuk Mengurangi Kemiskinan, Pengangguran dan Kesenjangan.’

“Tema ini juga sudah sinkron, kalau kita lihat RKP, RKPD, kemudian kaitannya dengan RPJMD-nya adalah di dalam kerangka kewujudkan masyarakat yang makmur, adil, sejahtera, unggul, berakhlak, dengan tata kelola Pemerintahan yang bersifat rohis implusif,” papar Hadi.

Meski demikian, Hadi menilai, masih ada sejumlah permasalahan yang harus diselesaikan Provinsi Jawa Timur, seperti pertama, jumlah penduduk miskin yang erat kaitannya dengan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) yang dinilai masih cukup tinggi. Hal ini juga berimbas pada Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang masih di bawah rata-rata nasional.

Kedua, pemerataan pembangunan dengan pemanfaatan konektifitas yang erat kaitannya dengan sarana dan prasarana. Ketiga, pemberdayaan ekonomi berbasis kerakyatan melalui peningkatan nilai tambah ekonomi, pariwisata, kualitas tenaga kerja dan kesempatan kerja.

Keempat, kolaborasi antara program prioritas nasional dengan daerah untuk peningkatan pemantapan terhadap ketahanan pangan, pengelolaan industri, pengelolaan air, dan juga peningkatan kualitas lingkungan.

“Beberapa hal ini menjadi acuan kita bersama dan yang lebih khusus perlu ada keselarasan antara tema RKPD dengan tema yang telah disepakati untuk pembangunan wilayah Jawa-Bali, yaitu mendorong industri pariwisata, perdagangan, serta pangan nasional yang berkelanjutan," jelasnya.

Pembangunan untuk titik-titik pertumbuhan utama di Provinsi Jawa Timur meliputi kawasan pariwisata Bromo, Tengger, Semeru, kawasan pariwisata Banyuwangi, serta peningkatan nilai investasi kawasan industri.
(rhs)
Berita Terkait
BSKDN Tekankan Kualitas...
BSKDN Tekankan Kualitas Kepemimpinan Kepala Daerah Menentukan Kesejahteraan Masyarakat
Kepala BSKDN Beberkan...
Kepala BSKDN Beberkan 4 Fungsi Penting Command Center
Kemendagri Libatkan...
Kemendagri Libatkan Pakar Analisis Variabel dan Indikator Penilaian Kota Bersih
Dirjen Kemendagri Bertemu...
Dirjen Kemendagri Bertemu CIRDAP, Apa yang Dibahas?
Litbang Kemendagri Berubah...
Litbang Kemendagri Berubah Jadi BSKDN, Eko: Kita Harus Berkolaborasi
Kemendagri Ubah Warna...
Kemendagri Ubah Warna Seragam Satlinmas, Tak Lagi Berwarna Hijau
Berita Terkini
Karier Febrie Tamat,...
Karier Febrie Tamat, Gus Lilur: Kejaksaan dan Kepolisian Kian Erat
PPATK Siap Bantu Lacak...
PPATK Siap Bantu Lacak Aliran Uang Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Gandeng KPK Jadi Sinyal...
Gandeng KPK Jadi Sinyal Kuat Kejagung Usut Kasus Eks Jampidsus
Percepat Proses Pengganti...
Percepat Proses Pengganti Jampidsus, Istana: Diputuskan Pekan Ini
Tito Karnavian: Kemendagri...
Tito Karnavian: Kemendagri dan Pemda Akan Dukung Penuh Optimalisasi Program BSPS
Transformasi Polri di...
Transformasi Polri di Tengah Era Disrupsi Digital
Infografis
2025, Anggaran untuk...
2025, Anggaran untuk Pembangunan IKN Hanya Rp143 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved