KH Ma'ruf Amin: Ulama Harus Menjaga Keutuhan Indonesia

Selasa, 30 Oktober 2018 - 04:09 WIB
KH Maruf Amin: Ulama...
KH Ma'ruf Amin: Ulama Harus Menjaga Keutuhan Indonesia
A A A
MALANG - Ulama dan santri memiliki peran besar untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari segala bentuk rongrongan dan paham radikalisme.

Besarnya peran para ulama dan santri ini, diungkapkan oleh KH Ma'ruf Amin saat bertemu dengan para kiai muda dari berbagai daerah di Jawa Timur, yang tergabung dalam Kiai Muda Bersatu (KMB).

Dalam pertemuan di Harris Hotel Kota Malang tersebut, kiai yang kini menempati posisi sebagai Mustasyar Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) ini mengungkapkan, pertemuan ini merupakan bentuk silaturahmi para ulama, pimpinan NU, dan pimpinan pondok pesantren.

"Silaturahmi ini mengajak para ulama untuk menjaga Bangsa Indonesia. Mengawal negara ini, agar tidak dirusak oleh paham radikalisme, terorisme, dan gerakan sparatisme," ujarnya, Senin (29/10/2018).

Menurutnya, ulama harus berperan aktif dalam menjaga keutuhan NKRI dan tidak bersikap masa bodoh atas kondisi bangsa ini. "Kalaupun ada perbedaan dalam pilihan, tentunya para ulama juga harus berperan menjaga persatuan, agar tidak terjadi perpecahan bangsa," imbuhnya.

Dalam menjalankan tugas menjaga dan melayani umat, lanjut Ma'ruf, ulama tidak bisa menjalankannya secara sendiri-sendiri, dibutuhkan penanganan secara bersama-sama seperti yang selama ini dilakukan NU.

"NU dibangun oleh para ulama, untuk membangun gerakan perlindungan, perbaikan, dan penyelamatan umat," tutur Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 01 ini.

Langkah perlindungan itu, tentunya bertujuan melindungi umat dari akidah yang menyimpang, akidah yang rusak, dan cara berpikir yang menyimpang. "Kalau perbedaan itu yang perlu kita toleransi. Tetapi, yang akidahnya menyimpang atau rusak, tidak bisa ditoleransi, harus kita hentikan," katanya.

Menjaga umat, menurutnya sesuatu yang penting dan harus dilakukan secara bersama-sama. Agar umat tidak terprovokasi dan terjerumus menganut akidah yang melenceng.

Ulama harus bekerja bersama, hal ini dinilai Ma'ruf sangat penting untuk menjaga agama agar tetap dalam paham Ahlus Sunnah wal Jamaah. "Kita tidak metolelir pemimpin yang nanti akan memusuhi paham Ahlus Sunnah wal Jamaah," ucapnya.

Penyelenggara pertemuan KMB dengan KH Ma'ruf Amin, Nabil Hasbullah mengungkapkan, ada sekitar 200 kiai, ulama, gus, dan para pengurus Nahdlatul Ulama (NU) se-Malang Raya, yang turut dalam pertemuan ini.

"Pertemuan ini, sebagai salah satu upaya ulama untuk menjaga kesatuan Bangsa Indonesia di tengah tantangan jaman," ujar kiai muda dari Pondok Pesantren Darul Hikam, Joresan, Kabupaten Ponorogo.
(kri)
Berita Terkait
Wapres Maruf Amin Paparkan...
Wapres Ma'ruf Amin Paparkan 4 Kriteria Rais Aam PBNU
Buka Munas-Konbes NU...
Buka Munas-Konbes NU 2021, Wapres Ma'ruf Amin Ingatkan Adanya Tantangan Besar
Wapres Maruf Amin Sebut...
Wapres Ma'ruf Amin Sebut Tugas Besar NU Ada di Pundak ISNU
LBM PBNU: RPJMN Tak...
LBM PBNU: RPJMN Tak Lindungi Jutaan Petani Tembakau yang Mayoritas Nahdliyin
Polemik Rangkap Jabatan...
Polemik Rangkap Jabatan Kiai Miftachul Akhyar, Ini Sikap Wapres Ma'ruf Amin
Istana Wapres Minta...
Istana Wapres Minta Polisi Tindak Tegas Pelaku Penghinaan Ma'ruf Amin
Berita Terkini
Meraih Hak Pemajakan...
Meraih Hak Pemajakan Indonesia melalui Implementasi PPh Digital Asing yang Sederhana
Tok! Bos Blueray John...
Tok! Bos Blueray John Field Divonis 2 Tahun Penjara Dalam Kasus Suap Bea Cukai
Melayat ke Rumah Duka,...
Melayat ke Rumah Duka, Jokowi Kenang Rachmat Gobel sebagai Pribadi yang Baik dan Pekerja Keras
Harlah ke-28, PKB Canangkan...
Harlah ke-28, PKB Canangkan Gerakan Tanam Sejuta Pohon Nasional
Rumah Jampidsus Febrie...
Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah di Sentul Ternyata Tak Tercatat di LHKPN
6 Pernyataan Jampidsus...
6 Pernyataan Jampidsus setelah Polri Usut 3 Kasus Dugaan Korupsi
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved