Istana Wapres Minta Polisi Tindak Tegas Pelaku Penghinaan Ma'ruf Amin

Selasa, 29 September 2020 - 18:31 WIB
loading...
Istana Wapres Minta...
Juru Bicara Wapres Maruf Amin, Masduki Baidlowi meminta aparat kepolisian menindak tegas pelaku pelecehan terhadap Wakil Presiden KH. Maruf Amin. Foto/iNews
A A A
JAKARTA - Sebuah akun Facebook mengunggah foto Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin dengan bintang film dewasa asal Jepang Shiego Tokuda atau biasa disebut Kakek Sugiono.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pemilik Facebook tersebut menyertakan tulisan “Jangan kau jadikan dirimu seperti ulama tetapi kenyataannya kau penjahat agama. Di usia senja banyaklah berbenah untuk ketenangan di alam barzah. Selamat melaksanakan ibadah shalat Jumat.” (Baca juga: Wapres: Literasi Masyarakat Indonesia tentang Wakaf Masih Rendah)

Belakangan postingan tersebut tidak ada lagi. Diduga pemilik akun telah menghapusnya. Terkait hal itu, GP Ansor Tanjungbalai, Sumatera Utara, dikabarkan telah melakukan konfirmasi (tabayyun) dan membuat laporan pengaduan ke polisi. (Baca juga: Ma'ruf Amin: Wakaf Menjadi Pilar Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat)

Juru Bicara Wapres Ma'ruf Amin, Masduki Baidlowi mengapresiasi langkah GP Ansor yang telah melayangkan laporan atas tindakan tidak senonoh tersebut. Dia berharap polisi menindaklanjutinya karena Kiai Ma'ruf Amin merupakan ulama yang sangat dihormati oleh warga Nahdlatul Ulama (NU).

"Kita apresiasi GP Ansor yang sudah melakukan langkah hukum dan kita berharap bahwa GP Ansor jangan bertindak sendiri sudah bagus lakukan langkah hukum. Kiai Ma'ruf mantan Rais Aam PBNU dan tokoh yang dihormati di kalangan NU, bahkan sekarang masih menjadi penasihat PBNU, mustasyar, di samping ketum MUI nonaktif, sehingga banyak orang menghormati apalagi di kalangan NU," ucap Masduki, Selasa (29/9/2020).

Masduki berujar, postingan tersebut membuat warga NU sangat tersinggung sehingga wajar saja pelaporan terhadap terduga pelaku dilakukan oleh GP Ansor. Dia berharap kepolisian menindak tegas karena postingan tersebut tidak mencerminkan akhlak yang baik. "Sehingga pasti banyak orang-orang NU tersinggung dengan langkah-langkah entah yang dilakukan oleh pihak yang melakukan semacam secara etika tidak berahlak. Jadi langkah itu baik dan kita harap pihak berwajib menindaklanjuti siapa yang melakukan itu," tegas Masduki.

Menurut dia, Indonesia merupakan Negara hukum yang. ”Bebas tapi ada batas-batasnya, batas moral, batas hukum, negara demokrasi itu kan tidak sebebas-bebasnya, tapi berdiri di atas norma hukum, polisi saya kira harus melakukan tindakan tegas terhadap itu," kata dia.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dari Ploso, Gus Ma’shum...
Dari Ploso, Gus Ma’shum Faqih Ingatkan Adab Jadi Penuntun Musyawarah NU
Libatkan Mahasiswa saat...
Libatkan Mahasiswa saat Kunker, Gibran Dinilai Perkuat Dialog dan Partisipasi Publik
Boni Hargens Minta Hilangkan...
Boni Hargens Minta Hilangkan Prasangka Buruk terhadap Polri
UU Polri Baru Akomodasi...
UU Polri Baru Akomodasi Penyetaraan Hak dan Humanis Tangani Unjuk Rasa
Asosiasi Dosen Ilmu...
Asosiasi Dosen Ilmu Hukum dan Kriminologi Indonesia: Jokowi Apresiasi UU Polri Baru
Singgung Peran KPRP,...
Singgung Peran KPRP, Pakar: Kritik Mahfud MD Terhadap UU Polri Sangat Aneh
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
13 Kiai Berkumpul di...
13 Kiai Berkumpul di Ponpes Al Falah Ploso, Serukan Muktamar NU Digelar di Pesantren
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh...
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh Yusuf Sebut Gus Salam Layak Jadi Ketum PBNU
Rekomendasi
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pengelolaan Eceng Gondok
Aktivitas Gunung Anak...
Aktivitas Gunung Anak Krakatau Meningkat, Masyarakat Diimbau Waspada
Usia Peserta Miss Indonesia...
Usia Peserta Miss Indonesia Kini 19-25 Tahun, RCTI Cari Kandidat yang Lebih Matang untuk Miss World
Berita Terkini
Buronan Kasus Penipuan...
Buronan Kasus Penipuan Bisnis Batu Bara Rp7 Miliar Ditangkap di Bandara Soetta
Polri: Frans Antoni...
Polri: Frans Antoni Diduga Otak Cuci Uang Hasil Narkoba Fredy Pratama
Belajar dari Iran: Tiga...
Belajar dari Iran: Tiga Pelajaran Strategis bagi Indonesia
Paradoks Tata Kelola...
Paradoks Tata Kelola Batu Bara di Indonesia
Potensi Gula Non-Tebu...
Potensi Gula Non-Tebu yang Dianaktirikan
PDIP: Jika Seluruh Fraksi...
PDIP: Jika Seluruh Fraksi di DPR Hanya Manut Eksekutif, Apa Bedanya dengan Era Orde Baru?
Infografis
Rakyat Swiss Minta Pembelian...
Rakyat Swiss Minta Pembelian 36 Jet Tempur F-35 AS Dibatalkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved