Wapres Ma'ruf Amin Paparkan 4 Kriteria Rais Aam PBNU

Rabu, 22 Desember 2021 - 21:36 WIB
loading...
Wapres Maruf Amin Paparkan...
Wapres Maruf Amin memaparkan empat kriteria ideal sosok seorang Rais Aam PBNU. Foto/tangkapan layar
A A A
JAKARTA - Wakil Presiden ( Wapres ) Ma'ruf Amin memaparkan 4 kriteria yang mesti dimiliki sosok Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama ( PBNU ). Hal ini disampaikan dalam keterangan pers seusai menghadiri peluncuran buku di Hotel Radisson, Jalan Teuku Umar Nomor 1, Kota Bandar Lampung, Lampung, Rabu (22/12/2021).

Kriteria pertama, Rais Aam PBNU adalah seorang yang fakih atau memahami dengan baik aturan dan syariat Islam. "Dia harus fakih. Kalau tidak fakih bagaimana dia menyelesaikan persoalan, tidak ada patokannya,” paparnya.

Baca juga: Yenny Wahid Sebut 2 Kandidat Ketum PBNU Punya Kedekatan dengan Gus Dur

Kedua, seorang Rais Aam ialah yang munaddzim atau organisator. Menurut Ma’ruf Amin, hal ini menjadi hal yang diperhatikan karena melihat NU sendiri merupakan sebuah organisasi. “NU itu organisasi. Jadi seorang pemimpin tertinggi harus mengerti organisasi,” tutur dia.

Ma’ruf Amin yang sempat terpilih sebagai Rais Aam pada Muktamar Jombang kembali menjelaskan kriteria ketiga sosok Rais Aam adalah harus muharrik atau yang menjadi penggerak. Hal ini melihat dari NU adalah gerakan ulama memperbaiki umat. "Karena (bentuknya) gerakan, dia harus menjadi seorang penggerak,” ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tata Kelola Saja Tidak...
Tata Kelola Saja Tidak Cukup, Gus Ma’shum: NU juga Butuh Tata Krama
Nahdlatul Ulama: Pesantren...
Nahdlatul Ulama: Pesantren dan Kedaulatan Masyarakat Sipil
Halaqoh Kiai Muda NU...
Halaqoh Kiai Muda NU Soroti Kepemimpinan di PBNU
Jelang Muktamar, Kiai...
Jelang Muktamar, Kiai Muda NU Konsolidasikan Gerakan Moral dari Solo Raya
Keresahan Warga NU Menguat,...
Keresahan Warga NU Menguat, Mubes DIY Desak PBNU Kembali ke Khittah
Paradoks NU: Ketika...
Paradoks NU: Ketika Membesar, Jangan Sampai Kehilangan Akar
Bertemu PWNU dan PCNU...
Bertemu PWNU dan PCNU se-Bengkulu, Gus Salam: Soliditasnya Bisa Jadi Teladan PBNU
Calon Ketum PBNU Gus...
Calon Ketum PBNU Gus Salam Sowan ke Rais Syuriyah dan Ketua PWNU Sulsel
Nahdliyin Muda Batang:...
Nahdliyin Muda Batang: Siapa pun Ketum PBNU Harus Bisa Memperkuat Posisi NU
Rekomendasi
Tertibkan Parkir Liar...
Tertibkan Parkir Liar di Jakarta, Dishub-Satpol PP Kerahkan 600 Personel Gabungan
Team RS–Telkomsel...
Team RS–Telkomsel 5G Juarai Grup R pada Putaran 2 Kejurnas Sprint Rally 2026
Ruben Onsu Pertimbangkan...
Ruben Onsu Pertimbangkan Rebut Hak Asuh Anak dari Sarwendah, Ini Alasannya
Berita Terkini
Istana Terima Tuntutan...
Istana Terima Tuntutan BEM SI Jateng Soal Kuatkan Rupiah, tapi...
TAUD Khawatir Barang...
TAUD Khawatir Barang Bukti Kasus Andrie Yunus Dimusnahkan PN Militer
Chatib Basri di Ajang...
Chatib Basri di Ajang Perang Ideologi Ekonomi
TAUD Ajukan Penghentian...
TAUD Ajukan Penghentian Sidang Kasus Andrie Yunus ke Pengadilan Militer Jakarta
Milad ke-24, BSMI Komitmen...
Milad ke-24, BSMI Komitmen Kokohkan Pelayanan Kemanusiaan Bagi Indonesia dan Dunia
Mensesneg Tegaskan Belum...
Mensesneg Tegaskan Belum Ada Rencana Reshuffle Kabinet
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved