Buka Komunikasi dengan PDIP, Demokrat Dinilai Mulai Realistis

Sabtu, 14 Juli 2018 - 21:05 WIB
Buka Komunikasi dengan...
Buka Komunikasi dengan PDIP, Demokrat Dinilai Mulai Realistis
A A A
JAKARTA - Partai Demokrat telah membuka komunikasi dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Hal itu ditunjukkan dengan pertemuan antara Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Agus Hermanto dan Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Jumat 13 Juli 2018.

Usai pertemuan, Agus tidak menampik pertemuan itu juga membahas terkait isu Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2019. (Baca juga: Temui Sekjen PDIP, Dewan Pembina Demokrat Bahas Opsi Dukungan ke Jokowi )

Menanggapi pertemuan tersebut, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Ahmad Baidowi menyebut hal tersebut merupakan tanda Partai Demokrat mulai menunjukan sikap realistis.

"Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu orangnya rasional, berpikir politiknya, kalkulasi politiknya sangat rasional, sangat matang. Bahkan beliau akan melihat kira-kira potensi kemenangan itu ada di mana, share (pembagian) kekuasaannya dapat di mana," ujar Baidowi saat acara diskusi Polemik MNC Trijaya FM bertajuk Jokowi Memilih Cawapres, di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (14/7/2018).

Menurut Baidowi, Demokrat tidak perlu memaksakan mendukung satu calon. Tapi bagaimana bernegosiasi dengan calon lain yang berpotensi menang lebih besar.

"Walaupun menang dan kalah tergantung 17 April 2019 nanti, kalau kita melihat itu Demokratnya mulai realistis tidak memaksakan diri. Apalagi Pak SBY ngomong bahwa AHY (Agus Harimurti Yudhoyono) capres tidak harga mati, itu mulai terlihat realistis," ucapnya.

Dia menegaskan PPP siap menerima dengan terbuka kedatangan Demokrat untuk bergabung bersama mendukung pencalonan Jokowi menjadi capres.

"Itu tergantung Pak Jokowi sendiri mau menerima atau tidak. Kalau kami di koalisi semakin banyak yang bergabung, semakin bagus, alhamdulillah," ujarnya.
(dam)
Berita Terkait
Sejarah Pemilu di Indonesia...
Sejarah Pemilu di Indonesia dari Masa ke Masa, Info Penting untuk Tugas Sekolah
Refly Harun: Putusan...
Refly Harun: Putusan MA Sama Sekali Tak Pengaruhi Hasil Pilpres 2019
Haikal Hassan: Hentikan...
Haikal Hassan: Hentikan Sebut Cebong-Kadrun, Enggak Malu Sama Orang Tua Kita Dulu
Anies Blak-blakan 2...
Anies Blak-blakan 2 Kali Tolak Tawaran Jadi Capres di Pilpres 2019
Gelar Konser Rakyat,...
Gelar Konser Rakyat, Warga Pacitan Deklarasi Dukung Cak Imin Presiden 2024
Kilas Balik Nomor Urut...
Kilas Balik Nomor Urut Capres-Cawapres, dari Pilpres 2004 hingga Pilpres 2019
Berita Terkini
Penanganan Perkara Jampidsus...
Penanganan Perkara Jampidsus Dialihkan dari Polri, Kejagung Terbitkan Tiga Sprindik
Soal Peralihan Penyidikan...
Soal Peralihan Penyidikan Jampidsus, Pakar: Diskresi demi Cegah Konflik Antarpenegak Hukum
Prabowo Sampaikan Belasungkawa...
Prabowo Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani
Karier Febrie Tamat,...
Karier Febrie Tamat, Gus Lilur: Kejaksaan dan Kepolisian Kian Erat
PPATK Siap Bantu Lacak...
PPATK Siap Bantu Lacak Aliran Uang Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Gandeng KPK Jadi Sinyal...
Gandeng KPK Jadi Sinyal Kuat Kejagung Usut Kasus Eks Jampidsus
Infografis
10 Atlet Dengan Bayaran...
10 Atlet Dengan Bayaran Tertinggi 2026: Messi Dikalahkan Petinju Canelo Alvarez
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved