Masjid Penyebar Faham Radikal Tak Perlu Diberi Tanda Khusus

Jum'at, 08 Juni 2018 - 22:14 WIB
Masjid Penyebar Faham...
Masjid Penyebar Faham Radikal Tak Perlu Diberi Tanda Khusus
A A A
JAKARTA - Polemik informasi mengenai adanya 40 masjid yang terindikasi menyebarkan faham radikal terus bergulir. Belum diketahui di mana saja 40 masjid yang dimaksud.

Ketua PBNU Bidang Hukum, Robikin Emhas mengatakan, masjid yang disebut sebagai menyebarkan paham radikal tidak perlu dikasih tanda khusus. Cukup diberi atensi supaya masjid berfungsi sebagaimana mestinya.

“Saya bersyukur kalau masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah mahdloh (shalat 5 waktu). Melainkan sekaligus memiliki fungsi ekonomi dan sosial. Yakni menggerakkan kehidupan ekonomi warga dan mengkonsolidasi umat agar kehidupan sosial berjalan harmonis, dengan orang yang berbeda keyakinan sekalipun,” katanya dalam siaran pers yang diterima SINDOnews, Jumat (8/6/2018).

Menurutnya, menyampaikan kandungan Alquran dan hadits bukan radikal. Namun ia mengingatkan jangan menjadikan masjid sebagai sarana menebar kebencian dan melakukan agitasi politik. “Karena itu mendegradasi fungsi masjid itu sendiri,” terangnya. (Baca juga: BNPT Minta Kemenag Tindak Lanjuti Info 40 Masjid Terpapar Radikalisme )

Robikin mengatakan, Islam adalah agama damai, agama untuk keselamatan kolektif, agama yang menuntun manusia untuk berserah kepada Tuhan. Karenanya, dakwah juga ada tuntunannya.

Yakni harus dilakukan dengan cara yang bijak, baik dan lembut. Tidak boleh kasar dan semena-mena. Bahkan andai terdapat selisih paham dan harus berdiskusi atau debat sekalipun, tetap harus dilakukan dengan cara yang santun.

“Boleh jadi karena sikap lembut dan bijak seperti itulah orang semakin kesengsem (terpikat) dengan ajaran Islam dan menaruh hormat,” jelasnya.
(poe)
Berita Terkait
Perlu Keterlibatan Pemuda...
Perlu Keterlibatan Pemuda dan Akademisi Cegah Radikal Terorisme
Rusia Peringatkan Barat...
Rusia Peringatkan Barat Tingkatkan Terorisme Maritim
Luncurkan World Terrorism...
Luncurkan World Terrorism Index, ReCURE Berharap Perkuat Pemahaman Ancaman Terorisme
Cegah Terorisme dan...
Cegah Terorisme dan Separatisme, Pengamat Minta Starlink Ikuti Regulasi di Indonesia
Kedubes AS Keluarkan...
Kedubes AS Keluarkan Peringatan Keamanan untuk Warganya di Indonesia
Pemolisian Masyarakat...
Pemolisian Masyarakat Mampu Deteksi Gangguan Kantibmas dan Terorisme
Berita Terkini
Ketum All Cipayung Nusantara...
Ketum All Cipayung Nusantara Berharap Sidang Kasus Ijazah Jokowi Digelar Terbuka
Tersangka Kasus Ijazah...
Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Desak Polisi Buat Kepastian Hukum
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Polisi dan Jaksa Ragu-ragu di Kasus Ijazah Jokowi
Kecam Ketimpangan Layanan...
Kecam Ketimpangan Layanan Dialisis, KPCDI Desak Pemerintah Benahi Sistem
Pengacara Jokowi: Ada...
Pengacara Jokowi: Ada Dugaan Manipulasi Bukti Elektronik dalam Kasus Ijazah Jokowi
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved