Perlu Keterlibatan Pemuda dan Akademisi Cegah Radikal Terorisme
Rabu, 12 Agustus 2020 - 07:25 WIB
loading...
Silaturahmi Kepala BNPT dengan Forkopinda Sulawesi Tengah (Sulteng) dalam Penanggulangan Terorisme di kantor Gubernur Sulteng, Senin 10 Agustus 2020 siang. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Program sinergisitas yang dilakukan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) bersama 38 kementerian/lembaga (K/L) yang telah berlangsung di Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) sejak tahun 2018 sampai 2020 telah membuka eksklusivitas bagi kelompok jaringan potensi radikal terorisme yang semula tertutup menjadi lebih terbuka.
Hal tersebut diungkapkan Kepala BNPT Komjen Pol Boy Rafli Amar saat acara Rapat Koordinasi (Rakor) dan silaturahmi Kepala BNPT dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopinda) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) dalam Penanggulangan Terorisme yang berlangsung di kantor Gubernur Sulteng, Kota Palu, Senin 10 Agustus 2020 siang.
“Selain terbuka untuk menerima program, juga muncul kesadaran dari jaringan kelompok radikal tersebut untuk mau bekerja sama melakukan usaha-usaha mencegah penyebaran paham radikal terorisme dengan masyarakat di sekitarnya dan sadar akan kesalahan masa lalunya,” tutur Boy.
Dia menjelaskan, silaturahmi dengan Forkopinda Sulteng juga sebagai upaya melanjutkan program sinergitas dalam bidang pencegahan dan penanggulangan terorisme yang berbasis kepada pembangunan kesejahteraan.
“Karena tim sinergisitas ini sudah bekerja sejak beberapa tahun lalu di antara 38 Kementerian/Lembaga termasuk Pemerintah Daerah. Dan provinsi Sulawesi Tengah ini termasuk yang dalam program menjadi Pilot Project selain provinsi Nusa Tenggara Barat dan Jawa Timur,” tuturnya.
Menurut Boy, dalam kunjungan ke Sulteng ini pihaknya ingin memantapkan kembali program yang akan dilaksanakan di tahun 2020 dan yang akan datang. Yang mana ini sekaligus untuk melihat hasil program Sinergisitas yang telah dilaksanakan di tahun 2019 lalu.
Hal tersebut diungkapkan Kepala BNPT Komjen Pol Boy Rafli Amar saat acara Rapat Koordinasi (Rakor) dan silaturahmi Kepala BNPT dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopinda) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) dalam Penanggulangan Terorisme yang berlangsung di kantor Gubernur Sulteng, Kota Palu, Senin 10 Agustus 2020 siang.
“Selain terbuka untuk menerima program, juga muncul kesadaran dari jaringan kelompok radikal tersebut untuk mau bekerja sama melakukan usaha-usaha mencegah penyebaran paham radikal terorisme dengan masyarakat di sekitarnya dan sadar akan kesalahan masa lalunya,” tutur Boy.
Dia menjelaskan, silaturahmi dengan Forkopinda Sulteng juga sebagai upaya melanjutkan program sinergitas dalam bidang pencegahan dan penanggulangan terorisme yang berbasis kepada pembangunan kesejahteraan.
“Karena tim sinergisitas ini sudah bekerja sejak beberapa tahun lalu di antara 38 Kementerian/Lembaga termasuk Pemerintah Daerah. Dan provinsi Sulawesi Tengah ini termasuk yang dalam program menjadi Pilot Project selain provinsi Nusa Tenggara Barat dan Jawa Timur,” tuturnya.
Menurut Boy, dalam kunjungan ke Sulteng ini pihaknya ingin memantapkan kembali program yang akan dilaksanakan di tahun 2020 dan yang akan datang. Yang mana ini sekaligus untuk melihat hasil program Sinergisitas yang telah dilaksanakan di tahun 2019 lalu.
Lihat Juga :