Capres Didominasi Muka Lama, Persaingan Cawapres Lebih Dinamis

Kamis, 04 Januari 2018 - 11:26 WIB
Capres Didominasi Muka...
Capres Didominasi Muka Lama, Persaingan Cawapres Lebih Dinamis
A A A
JAKARTA - Persaingan figur calon presiden (capres) 2019 diprediksi tidak seseru persaingan figur calon wakil presiden (cawapres). Figur Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto dinilai masih bakal mendominasi isu pencalonan presiden. Dengan hanya dua figur yang punya bobot elektabilitas kuat itu, Pilpres 2019 nanti diprediksi bakal lebih dinamis dalam penentuan sosok calon wakil presiden, baik yang diproyeksikan sebagai pendamping Jokowi maupun pendamping Prabowo.

Demikian disampaikan akademisi Universitas Paramadina yang juga pendiri Lembaga Survei Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI) Hendri Satrio dalam acara Ngopi Bareng dari Sebrang Istana di Jakarta, Rabu (3/1/2018). Hadir sebagai pembicara dalam diskusi tersebut, Ketua Gerakan Indonesia Bersih Adhi Masardi, Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak, Direktur Indef Enny Sri Hartati, Ketua Perkumpulan Profesional Indonesia/Presiden Asosiasi Alumni Jesuit Indonesia Haji Datuk Sweida, Ketua DPP PKB Lukmanul Khakim, Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera, dan Direktur Perludem Titi Anggraini.

"Pada 2019 fokusnya memang masih pada Jokowi dan Prabowo, tapi besar kemungkinan Prabowo akan mengambil peran berbeda. Dalam konteks ini, maka siapa sosok wakil menjadi lebih dinamis," kata Hendri.

Hendri mengungkapkan, yang hampir pasti menjadi capres memang baru sosok Jokowi sebagai incumbent yang sudah aman dari sisi dukungan politik. Adapun Prabowo kemungkinan akan memainkan peran berbeda. "Mungkin sebagai king maker ya, beliau kan tercatat lebih sukses jadi king maker, Jokowi adalah buktinya," ujar dia.

Menurut Hendri, beberapa nama yang berpotensi meramaikan Pilpres 2019 sebagai cawapres seperti mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad, Gubernur NTB Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, mantan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, serta ekonom senior Rizal Ramli.

"Anies dan nama-nama tokoh lainnya kami prediksi memiliki peluang untuk meramaikan persaingan 2019 selain nama Jokowi dan Prabowo. Nama-nama ini sering muncul saat diskusi kelompok terfokus dan survei," ungkap dia.

Dia mengatakan, nama-nama tersebut bisa saja menjadi calon presiden atau calon wakil presiden, terutama untuk posisi yang akan ditinggalkan Jusuf Kalla (JK). "Posisi cawapres Jokowi lebih ramai diperebutkan dibandingkan capres penantang atau cawapres penantang. Mungkin karena jadi cawapres Jokowi jalannya lebih menurun menuju kemenangan bila dibandingkan posisi menantang," terang Hendri.

Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar mengatakan, jika melihat dinamika politik saat ini, wacana memunculkan presiden alternatif selain Jokowi dan Prabowo di Pilpres 2019 memang seperti bermimpi di siang bolong. Nyatanya partai politik sejauh ini tidak mampu menyajikan pilihan sosok pemimpin yang bervariasi. "Justru partai politik memangkas calon melalui regulasi dan aturan. Jadi bukan soal berani atau enggak berani, itu tadi aturannya. Praktiknya dipotong di hulu. Praktik ini enggak sehat buat demokrasi kita," ungkap dia.

Dahnil mengumpamakan praktik politik Tanah Air seperti diterangkan dalam teori ekonomi tidak pernah masuk pasar kompetitif, pasar politik yang bersifat oligopoli. Dengan begitu, berharap komoditas dan produk pilihan yang banyak itu seperti mimpi di siang bolong karena sudah dipotong sejak dari hulu.
(amm)
Berita Terkait
Sejarah Pemilu di Indonesia...
Sejarah Pemilu di Indonesia dari Masa ke Masa, Info Penting untuk Tugas Sekolah
Refly Harun: Putusan...
Refly Harun: Putusan MA Sama Sekali Tak Pengaruhi Hasil Pilpres 2019
Haikal Hassan: Hentikan...
Haikal Hassan: Hentikan Sebut Cebong-Kadrun, Enggak Malu Sama Orang Tua Kita Dulu
Anies Blak-blakan 2...
Anies Blak-blakan 2 Kali Tolak Tawaran Jadi Capres di Pilpres 2019
Gelar Konser Rakyat,...
Gelar Konser Rakyat, Warga Pacitan Deklarasi Dukung Cak Imin Presiden 2024
Kilas Balik Nomor Urut...
Kilas Balik Nomor Urut Capres-Cawapres, dari Pilpres 2004 hingga Pilpres 2019
Berita Terkini
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Infografis
Menkes: Orang Gaji Rp15...
Menkes: Orang Gaji Rp15 Juta Pasti Lebih Sehat dan Pintar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved