Mencermati Arah Pembangunan Surabaya 2023
Selasa, 17 Januari 2023 - 11:03 WIB
loading...
A
A
A
“Fasilitas bimbel gratis di balai RW akan terus digalakkan dan juga pemberian bantuan seragam kepada siswa juga akan terus dilanjutkan,” katanya.
Dalam bidang ekonomi, Pemkot Surabaya akan terus memasifkan program padat karya di aset-aset pemkot yang tersebar di semua kecamatan. Bahkan, belanja APBD Surabaya untuk sektor UMKM dan produk dalam negeri (PDN) tahun 2023 direncanakan sebesar Rp 3 triliun, sehingga semua hal yang ada di Pemkot Surabaya bisa dikerjakan oleh UMKM.
“Banyak hal yang akan kami lakukan di tahun 2023 untuk memanfaatkan dan memaksimalkan dana Rp 3 triliun untuk UMKM itu. Semoga warga juga bisa memanfaatkan peluang besar ini, tentunya nanti akan ada peningkatan kompetensi tenaga kerja supaya sesuai dengan kualifikasi dan ketentuannya,” kata dia.
Selain itu, pemkot juga akan terus melakukan penataan dan pengembangakan destinasi wisata baru di Kota Surabaya. Di setiap destinasi wisata baru itu, pemkot akan melibatkan UMKM dan pengelolaannya akan diserahkan kepada warga kurang mampu. “Melalui berbagai cara ini, maka diharapkan banyak tenaga kerja yang terserap dan perekonomian Surabaya bisa terus bangkit,” tegasnya.
Febri optimis jika semua rencana ini bisa berjalan sesuai rencana, maka pertumbuhan ekonomi Surabaya akan terus merangkak naik, dan IPM akan terkerek naik juga. Sedangkan angka pengangguran terbuka diyakini akan turun dan prosesntase penduduk miskin juga akan berkurang. “Tentu kita tidak bisa bekerja sendirian, butuh kerjasama dan sinergi dari semua pihak dan semua elemen masyarakat. Mari menatap Surabaya ke depan, sinergi kuat untuk Surabaya hebat,” pungkasnya. (Adv)
Dalam bidang ekonomi, Pemkot Surabaya akan terus memasifkan program padat karya di aset-aset pemkot yang tersebar di semua kecamatan. Bahkan, belanja APBD Surabaya untuk sektor UMKM dan produk dalam negeri (PDN) tahun 2023 direncanakan sebesar Rp 3 triliun, sehingga semua hal yang ada di Pemkot Surabaya bisa dikerjakan oleh UMKM.
“Banyak hal yang akan kami lakukan di tahun 2023 untuk memanfaatkan dan memaksimalkan dana Rp 3 triliun untuk UMKM itu. Semoga warga juga bisa memanfaatkan peluang besar ini, tentunya nanti akan ada peningkatan kompetensi tenaga kerja supaya sesuai dengan kualifikasi dan ketentuannya,” kata dia.
Selain itu, pemkot juga akan terus melakukan penataan dan pengembangakan destinasi wisata baru di Kota Surabaya. Di setiap destinasi wisata baru itu, pemkot akan melibatkan UMKM dan pengelolaannya akan diserahkan kepada warga kurang mampu. “Melalui berbagai cara ini, maka diharapkan banyak tenaga kerja yang terserap dan perekonomian Surabaya bisa terus bangkit,” tegasnya.
Febri optimis jika semua rencana ini bisa berjalan sesuai rencana, maka pertumbuhan ekonomi Surabaya akan terus merangkak naik, dan IPM akan terkerek naik juga. Sedangkan angka pengangguran terbuka diyakini akan turun dan prosesntase penduduk miskin juga akan berkurang. “Tentu kita tidak bisa bekerja sendirian, butuh kerjasama dan sinergi dari semua pihak dan semua elemen masyarakat. Mari menatap Surabaya ke depan, sinergi kuat untuk Surabaya hebat,” pungkasnya. (Adv)
(atk)
Lihat Juga :