Pentas Wayang Orang, Jenderal Dudung: Nama-namanya Mirip Mertua Aku dan Panglima TNI
Minggu, 15 Januari 2023 - 21:43 WIB
loading...
KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman yang memerankan tokoh Batara Brama dalam pertunjukkan wayang orang Pandawa Boyong di TIM, Jakarta. Foto/SINDOnews.
A
A
A
JAKARTA - Panglima TNI Laksamana Yudo Margono, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, bersama dengan para Kepala Staf Angkatan tampil dalam pertunjukan wayang orang berjudul “Pandawa Boyong”. Pentas seni dalam rangka memperingati Hari Dharma Samudera TNI AL ini digelar di Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat.
Salah satu pemeran dalam wayang orang tersebut adalah Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman yang memerankan sebagai Batara Brama. Bagi Jenderal Dudung pagelaran wayang orang Pandawa Boyong memberikan kesan tersendiri.
Dudung mengaku sudah biasa melakukan gestur tangan wayang selama hampir satu tahun. Selain itu, ia pun mudah membaca dan menghafal teks dikarenakan nama-nama pemeran mirip dengan nama mertuanya dan nama Panglima TNI Yudo.
Baca juga: Panglima TNI dan Kapolri Tampil Bareng di Pagelaran Wayang Orang di TIM Malam Ini
"Jadi yang disampaikan latihan seperti ini (gestur tangan wayang) sudah kita lakukan hampir satu tahun. Jadi sudah terbiasa. Saya mudah membaca teks, menghafal teks, karena nama-namanya mirip mertuaku sama namanya Panglima TNI, Baratayudo," ujar Dudung, Minggu (15/1/2023).
Baca juga: Begini Penampilan Panglima TNI, Kapolri, dan Tiga Kepala Staf Sebelum Pentas Wayang Orang
Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU), Marsekal TNI Fadjar Prasetyo menjelaskan kesannya pada pagelaran wayang orang ini adalah untuk meningkatkan sinergitas antara TNI dan Polri. Fadjar mengaku secara pribadi semakin mencintai budaya Indonesia, khususnya budaya Jawa pada pagelaran wayang orang ini.
Salah satu pemeran dalam wayang orang tersebut adalah Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman yang memerankan sebagai Batara Brama. Bagi Jenderal Dudung pagelaran wayang orang Pandawa Boyong memberikan kesan tersendiri.
Dudung mengaku sudah biasa melakukan gestur tangan wayang selama hampir satu tahun. Selain itu, ia pun mudah membaca dan menghafal teks dikarenakan nama-nama pemeran mirip dengan nama mertuanya dan nama Panglima TNI Yudo.
Baca juga: Panglima TNI dan Kapolri Tampil Bareng di Pagelaran Wayang Orang di TIM Malam Ini
"Jadi yang disampaikan latihan seperti ini (gestur tangan wayang) sudah kita lakukan hampir satu tahun. Jadi sudah terbiasa. Saya mudah membaca teks, menghafal teks, karena nama-namanya mirip mertuaku sama namanya Panglima TNI, Baratayudo," ujar Dudung, Minggu (15/1/2023).
Baca juga: Begini Penampilan Panglima TNI, Kapolri, dan Tiga Kepala Staf Sebelum Pentas Wayang Orang
Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU), Marsekal TNI Fadjar Prasetyo menjelaskan kesannya pada pagelaran wayang orang ini adalah untuk meningkatkan sinergitas antara TNI dan Polri. Fadjar mengaku secara pribadi semakin mencintai budaya Indonesia, khususnya budaya Jawa pada pagelaran wayang orang ini.
Lihat Juga :