Kapolri Bakal Tambah Jumlah Polwan untuk Tangani Kasus Perempuan dan Anak
Selasa, 17 Desember 2024 - 13:50 WIB
loading...
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyebut pentingnya penambahan jumlah polisi wanita (Polwan) di Korps Bhayangkara. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyebut pentingnya penambahan jumlah polisi wanita (Polwan) di Korps Bhayangkara. Penambahan tersebut untuk menangani kasus yang berkaitan dengan perempuan dan anak.
"Tentunya menambah jumlah personel Polwan yang dilengkapi dengan kemampuan, kualitas tentu menjadi sangat penting," kata Sigit dalam acara Gender Mainstreaming Insight: Equality in Action, Insight in Policy, yang dilanjutkan dengan launching Direktorat Tindak Pidana terhadap Perempuan dan Anak (PPA) serta Pidana Perdagangan Orang (PPO), di Grand Ballroom The Tribrata, Jakarta Selatan, Selasa (17/12/2024).
Polwan di Direktorat Tindak Pidana PPA-PPO, kata Sigit, dapat terus meningkatkan kemampuan, dan bekerja sama dengan kementerian terkait, termasuk dengan pihak internasional. Guna menyamakan standar dan kualitas penanganan kasus yang berkaitan dengan perempuan dan anak.
Baca juga: Ungkap Terobosan Kapolri Wujudkan Reformasi Polri, Kompolnas: Lebih Humanis dan Tunduk Peradilan Umum
"Sehingga polwan khususnya rekan-rekan yang ada di Direktorat PPA dan PPO betul-betul memiliki standar yang sama standar yang internasional pada saat memberikan pelayanan terhadap perempuan dan anak," katanya. Di sisi lain, Sigit menilai Polwan sangat dibutuhkan di lapangan, terutama meredam beberapa situasi kritis yang berpotensi konflik pada kasus perempuan dan anak.
"Tentunya menambah jumlah personel Polwan yang dilengkapi dengan kemampuan, kualitas tentu menjadi sangat penting," kata Sigit dalam acara Gender Mainstreaming Insight: Equality in Action, Insight in Policy, yang dilanjutkan dengan launching Direktorat Tindak Pidana terhadap Perempuan dan Anak (PPA) serta Pidana Perdagangan Orang (PPO), di Grand Ballroom The Tribrata, Jakarta Selatan, Selasa (17/12/2024).
Polwan di Direktorat Tindak Pidana PPA-PPO, kata Sigit, dapat terus meningkatkan kemampuan, dan bekerja sama dengan kementerian terkait, termasuk dengan pihak internasional. Guna menyamakan standar dan kualitas penanganan kasus yang berkaitan dengan perempuan dan anak.
Baca juga: Ungkap Terobosan Kapolri Wujudkan Reformasi Polri, Kompolnas: Lebih Humanis dan Tunduk Peradilan Umum
"Sehingga polwan khususnya rekan-rekan yang ada di Direktorat PPA dan PPO betul-betul memiliki standar yang sama standar yang internasional pada saat memberikan pelayanan terhadap perempuan dan anak," katanya. Di sisi lain, Sigit menilai Polwan sangat dibutuhkan di lapangan, terutama meredam beberapa situasi kritis yang berpotensi konflik pada kasus perempuan dan anak.
Lihat Juga :