PPKM Akan Dihentikan, Capaian Vaksinasi Covid-19 Perlu Dikejar
Sabtu, 24 Desember 2022 - 06:44 WIB
loading...
Vaksinasi dinilai perlu terus ditingkatkan agar pengendalian Covid-19 di Indonesia bisa secara berkelanjutan. Foto/Dok MPI
A
A
A
JAKARTA - Seiring semakin terkendalinya penanganan Covid-19 , Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka peluang menyudahi kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat ( PPKM ). Rencananya, keputusan presiden (Keppres) tentang penghentian PPKM akan diterbitkan.
Epidemiolog dari Griffith University Australia Dicky Budiman menilai capaian vaksinasi perlu terus ditingkatkan agar pengendalian Covid-19 di Indonesia bisa secara berkelanjutan. "Indikator yang bisa menjamin lebih berkelanjutan situasi ini terkendali itu adalah modal imunitas. Peningkatan imunitas lebih menentramkan," ujarnya, Sabtu (24/12/2022).
Menurutnya, cakupan vaksinasi primer dan booster harus di atas 80 - 85 persen. Sementara itu, data WHO menyebutkan bahwa per Desember ini cakupan vaksinasi penuh, yakni dosis pertama dan kedua serta booster pertama belum mencapai 80 persen.
Baca juga: PPKM Akan Dihentikan, Satgas Covid-19 Minta Tetap Jaga Prokes dan Vaksinasi
Epidemiolog dari Griffith University Australia Dicky Budiman menilai capaian vaksinasi perlu terus ditingkatkan agar pengendalian Covid-19 di Indonesia bisa secara berkelanjutan. "Indikator yang bisa menjamin lebih berkelanjutan situasi ini terkendali itu adalah modal imunitas. Peningkatan imunitas lebih menentramkan," ujarnya, Sabtu (24/12/2022).
Menurutnya, cakupan vaksinasi primer dan booster harus di atas 80 - 85 persen. Sementara itu, data WHO menyebutkan bahwa per Desember ini cakupan vaksinasi penuh, yakni dosis pertama dan kedua serta booster pertama belum mencapai 80 persen.
Baca juga: PPKM Akan Dihentikan, Satgas Covid-19 Minta Tetap Jaga Prokes dan Vaksinasi
Lihat Juga :