Grup WhatsApp Duren Tiga Dibikin Ricky Rizal 3 Hari Usai Brigadir J Tewas

Senin, 19 Desember 2022 - 21:24 WIB
loading...
Grup WhatsApp Duren...
Terdakwa Ricky Rizal Wibowo saat menghadiri sidang lanjutan kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan beberapa waktu lalu. Foto/Dok MPI
A A A
JAKARTA - Terdakwa Ricky Rizal Wibowo disebut membuat grup WhatsApp (WA) setelah tiga hari peristiwa penembakan terhadap Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat. Grup WA tersebut dibuat pada 11 Juli 2022 dengan nama Duren Tiga.

Hal itu terungkap dalam sidang lanjutan kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (19/12/2022). Awalnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) bertanya kepada Saksi Ahli Digital Forensik Polri Adi Setya dalam persidangan tersebut. "Apakah ada percakapan Ferdy Sambo dan Richard Eliezer?" tanya Jaksa.

"Ada Pak, antara akun WA atas nama Richard dengan akun WA atas nama Irjen Ferdy Sambo. Komunikasi dilakukan pada tanggal 19/7/2022 pukul 3.48 am," jawab Adi.

Baca juga: Ferdy Sambo ke Bharada E: WA Saya Kalau Hatimu Gak Nyaman



Kemudian, Adi membeberkan isi percakapan WA tersebut. Kalimat pertama yaitu Ferdy Sambo menanyakan kesehatan Bharada E. “Kamu sehat ya? Bapak Kapolri menyampaikan kalau ada yang enggak nyaman laporkan saya segera, biar saya laporkan Bapak Kapolri,” kata Adi.

Selanjutnya, Bharada E saat itu menjawab bahwa dirinya sehat. “Siap sehat Bapak, siap baik Bapak. Kemudian, ditanggapi oleh akun WhatsApp Ferdy Sambo ‘Buat tenang keluarga di Manado ya Cad, WA saya kalau ada yang eggak enak di hati kamu'. Kemudian dijawab oleh akun WA Richard 'siap baik Bapak', kemudian ditanggapi lagi oleh akun WA Ferdy Sambo," tutur Adi.

Dia mengungkapkan ada sejumlah kontak di dalam grup WA bernama Duren Tiga itu, di antaranya Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Bharada E, Ricky Rizal, dan Kuat Ma'ruf. "Ada percakapan? Terdeteksi tidak kapan dibikin?" tanya Jaksa.

Baca: Hanya Klaim Putri Tanpa Bukti, Pelecehan Tak Bisa Jadi Motif Pembunuhan Brigadir J

"Sudah tidak ada. Grup ini dibuat pada tanggal 11/7/2022 oleh akun WA dengan nama Ricky Wibowo," jawab Adi.

"Ada penghapusan percakapan?" tanya Jaksa lagi.

"Kalau di sini hanya rentang waktu singkat akun WA atas nama Richard masuk ke dalam grup tersebut tidak lebih dari satu hari, dia di-add pada jam 5 pagi tanggal 11 kemudian di-remove dari grup tersebut pada jam 8 tanggal 11, jadi enggak sampai 1 hari," kata Adi.

Dia mengatakan Bharada E sempat dimasukkan ke dalam grup WA tersebut, Namun, tidak sampai 24 jam Bharada E sudah kembali dikeluarkan dari grup itu.

Grup yang dibuat pada 11 Juli 2022 pasca-pembunuhan Brigadir J itu beranggotakan 7 orang. "Ada Sambo di dalamnya?" tanya Jaksa.

"(Ada) kontak WA atas nama Irjen FS dan Putri Candrawathi," ujar Adi.

Sementara itu, Kuasa Hukum Bharada E, Ronny Talappesy mengungkapkan adanya isi percakapan di grup WA tersebut berkaitan dengan fungsi dan tugas dari para ajudan. "Itu Richard tahu bahwa itu terkait dengan SOP (standar operasional prosedur, red) ajudan kalau ada tamu, lapor," ujar Ronny Talappesy kepada wartawan, Senin (19/12/2022).

Ronny mengatakan bahwa grup WA tersebut dibuat pada 11 Juli 2022. "Itu kan untuk ganti handphone. Kan ada ganti handphone tanggal 10 Juli jadi sambung. Kan setelah ganti tanggal 10 baru dibikin grup dan yang bikin grup itu Ricky Rizal," jelas Ronny.

"Masalah isi grup WA itu kan Eliezer tidak sampai sehari. Tapi yang kita tanyakan itu terkait SOP aja kalau ada tamu tolong perhatikan. Terkait dengan SOP ajudan saja," sambungnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ferdy Sambo Kuliah S2...
Ferdy Sambo Kuliah S2 di Lapas Cibinong, Ini Penjelasan Ditjen Pemasyarakatan
Ferdy Sambo Kuliah S2...
Ferdy Sambo Kuliah S2 di Lapas Cibinong, Ambil Magister Teologi
Putri Candrawathi Istri...
Putri Candrawathi Istri Ferdy Sambo Terima Remisi Khusus Natal 1 Bulan
Putri Candrawathi Istri...
Putri Candrawathi Istri Ferdy Sambo di Kasus Brigadir J Dapat Remisi 9 Bulan
KSAD Jenderal TNI Maruli...
KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak Pastikan Pecat Pelaku Penembakan 3 Polisi di Way Kanan
3 Polisi Tewas Lampung...
3 Polisi Tewas Lampung Ditembak, Komisi III DPR Desak Polisi Segera Tetapkan Tersangka
Kapolri Naikkan Pangkat...
Kapolri Naikkan Pangkat Brigadir Arya Supena yang Gugur Ditembak Maling di Lampung
Polisi di Lampung Gugur...
Polisi di Lampung Gugur Ditembak Pelaku Curanmor, Sahroni: Penghinaan Atas Institusi Negara, Wajib Hukum Maksimal!
WhatsApp Siapkan Fitur...
WhatsApp Siapkan Fitur Kunci Nama Pengguna untuk Mengontrol Pesan
Rekomendasi
Purbaya Buka Peluang...
Purbaya Buka Peluang Kerek Dana Transfer ke Daerah di 2027 hingga Rp90 Triliun
Rupiah Tergerus Sentimen...
Rupiah Tergerus Sentimen Eksternal, Hari Ini Berakhir Tembus Rp17.843 per USD
Quick Marriage with...
Quick Marriage with Twins: A Dazzling Mom's Tale di V+Short, Kisah Ibu Tangguh yang Menemukan Cinta Lamanya
Berita Terkini
Nostalgia dengan Fotografi...
Nostalgia dengan Fotografi Analog, Lomography Kini Hadir di Indonesia
Abdul Rahman Golkar...
Abdul Rahman Golkar ke Deddy Sitorus: Krisis Batu Bara Bukan Persoalan Baru
Sidang Kasus Tudingan...
Sidang Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi Digelar di PN Jakarta Timur
BKKBN Tekankan Peran...
BKKBN Tekankan Peran Ayah Kunci Pembentukan Karakter Anak
Ade Darmawan Yakin Jokowi...
Ade Darmawan Yakin Jokowi Kecewa Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Kejari Jaksel
Tak Ditahan, Roy Suryo...
Tak Ditahan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dikenakan Wajib Lapor
Infografis
Tiga Tentara AS Tewas...
Tiga Tentara AS Tewas Diserang Drone, Biden Janji Respons Keras
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved