Munas Pepabri, Hendropriyono: Kita Sudah Masuk Dalam Demokrasi Liberal yang Pragmatis

Senin, 28 November 2022 - 21:20 WIB
loading...
Munas Pepabri, Hendropriyono:...
Mantan Kepala BIN Jenderal TNI (Purn) AM Hendropriyono mengatakan Indonesia telah masuk dalam demokrasi liberal yang pragmatis. Foto/tangkapan layar
A A A
JAKARTA - Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal TNI (Purn) AM Hendropriyono menyoroti perubahan UUD 1945 paska Reformasi 1998. Amendemen tersebut membuat Indonesia masuk dalam sistem demokrasi liberal.

Hal itu disampaikan Hendropriyono saat menghadiri kegiatan Musyawarah Nasional Persatuan Purnawirawan dan Warakawuri TNI-Polri (Pepabri) di Hotel Arya Duta, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.

”Ketika Reformasi bergulir pada 1988, sampai amendemen UUD 45 pada 2022 sampai empat kali telah menghasilkan berbagai produk peraturan perundang-undangan. Sistem pemilihan umum yang liberal, berkuasanya pejabat publik baik ditingkat pusat maupun daerah bahkan sampai kepala desa,” kata Guru Besar Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN), Senin (28/11/2022).

Baca juga: Pepabri Akan Mantapkan Peran sebagai Perekat Keutuhan Bangsa

Ketua Senat Dewan Guru Besar Sekolah Tinggi Hukum Militer menilai, produk-produk Reformasi tersebut sangat berbeda dengan produk-produk kenegaraan yang dahulu dihasilkan atas dasar UUD 1945. “Hal itu karena perbedaan hakikat ancaman dulu dan masa ini, perubahan yang serba internet dan berkecerdasan buatan dan perubahan pemikiran masyarakat,” ucapnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pengamat: Penegakan...
Pengamat: Penegakan Hukum Jadi Cermin Kualitas Demokrasi
Deklarasi Kebangsaan,...
Deklarasi Kebangsaan, Gabungan Aliansi BEM Nasional Serukan 5 Tuntutan
ASPEK Indonesia Dorong...
ASPEK Indonesia Dorong Reformasi Jaminan Sosial Jilid II
Soroti Isu Reformasi...
Soroti Isu Reformasi Jilid II, Sekjen Cipayung Plus: Tantangan Saat Ini Berbeda dengan 1998
Soroti Masalah Bangsa,...
Soroti Masalah Bangsa, Jaringan Cendekiawan Muda Ajukan 7 Tuntutan
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Konsolidasi Kekuatan...
Konsolidasi Kekuatan di Jawa Barat, Perindo Targetkan Basis Kemenangan dan Model Nasional
Aktivis Muda Nasional:...
Aktivis Muda Nasional: Persatuan Bangsa Penting di Tengah Tantangan Global
Forum Kebijakan Kita...
Forum Kebijakan Kita di UGM Dorong Mahasiswa Aktif Kawal Demokrasi dan Pendidikan
Rekomendasi
Gugurkan Tren Penguatan,...
Gugurkan Tren Penguatan, IHSG Merosot 1,89% ke 5.873 Sore Ini
Beasiswa TELADAN Cohort...
Beasiswa TELADAN Cohort 2027 Dibuka, Simak Syarat Pendaftarannya
Aplikasi Strava Buka...
Aplikasi Strava Buka Suara soal Pungutan PPN 11%, Bagaimana Harga Berlangganan?
Berita Terkini
Kala Prabowo Dipuji...
Kala Prabowo Dipuji Modi, Seorang Presiden juga Prajurit yang Paham Perencanaan
Penggeledahan Kafe dan...
Penggeledahan Kafe dan Money Changer di Cipete Dikawal Brimob Bersenjata
Usut Korupsi Batu Bara...
Usut Korupsi Batu Bara hingga Asabri, Polisi Geledah Kafe dan Money Changer di Jaksel
Penampakan Land Cruiser...
Penampakan Land Cruiser terkait Kasus Bupati Kuansing Tiba di Rupbasan KPK
Dukung Penambahan Jumlah...
Dukung Penambahan Jumlah Polhut, Sahroni: Bukti Komitmen Pemerintah atas Perlindungan Hutan
Nadiem Makarim Bakal...
Nadiem Makarim Bakal Laporkan Hakim Perkara Chromebook ke Badan Pengawas MA
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved