Ketua Pengadilan Negeri Jatim Diduga Main Judi, MA: Kami Tunggu Hasil Penyelidikan KY
Kamis, 24 November 2022 - 02:18 WIB
loading...
MA menunggu hasil penelusuran KY terkait dugaan Ketua Pengadilan Negeri Jawa Timur yang bermain judi di lingkungan pengadilan. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Mahkamah Agung (MA) menunggu hasil penelusuran Komisi Yudisial (KY) terkait dugaan Ketua Pengadilan Negeri (PN) Jawa Timur yang bermain judi di lingkungan pengadilan.
Hal itu disampaikan Juru Bicara MA Andi Samsan Nganro, terkait adanya dugaan pelanggaran kode etik oleh Ketua PN Jatim tersebut. Andi menyampaikan MA menunggu KY lantaran adanya kesepakatan mekanisme pemeriksaan jika salah satu dari kedua lembaga tersebut mendapatkan informasi terlebih dahulu.
"Berhubung Komisi Yudisial (KY) sudah lebih dahulu menelusuri sejauh mana pelanggaran etika atau perilaku yang dilakukan oleh Ketua PN yang bersangkutan, maka tentu kami memberi kesempatan kepada KY," jelas Andi, Kamis (24/11/2022).
Baca juga: MUI Minta KY Periksa Hakim yang Sahkan Nikah Beda Agama
Andi menegaskan MA kini sedang membentuk tim Badan Pengawasan (Bawas) sembari menunggu hasil penelusuran yang dilakukan KY. "Namun informasi terakhir, ternyata Kepala Badan Pengawasan (Kabawas) MA telah mempersiapkan tim untuk turun melakukan pemeriksaan. Kita tunggu perkembangannya," tegas Andi.
Hal itu disampaikan Juru Bicara MA Andi Samsan Nganro, terkait adanya dugaan pelanggaran kode etik oleh Ketua PN Jatim tersebut. Andi menyampaikan MA menunggu KY lantaran adanya kesepakatan mekanisme pemeriksaan jika salah satu dari kedua lembaga tersebut mendapatkan informasi terlebih dahulu.
"Berhubung Komisi Yudisial (KY) sudah lebih dahulu menelusuri sejauh mana pelanggaran etika atau perilaku yang dilakukan oleh Ketua PN yang bersangkutan, maka tentu kami memberi kesempatan kepada KY," jelas Andi, Kamis (24/11/2022).
Baca juga: MUI Minta KY Periksa Hakim yang Sahkan Nikah Beda Agama
Andi menegaskan MA kini sedang membentuk tim Badan Pengawasan (Bawas) sembari menunggu hasil penelusuran yang dilakukan KY. "Namun informasi terakhir, ternyata Kepala Badan Pengawasan (Kabawas) MA telah mempersiapkan tim untuk turun melakukan pemeriksaan. Kita tunggu perkembangannya," tegas Andi.
Lihat Juga :