Pandangan Media dan Pakar Hubungan Internasional China tentang Peran Indonesia di KTT G20
Jum'at, 11 November 2022 - 17:43 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Pulihkan Ekonomi, Digitalisasi Jadi Konsen G20
China dan Indonesia adalah negara berkembang yang penting dari segi jumlah penduduk yang banyak, budaya yang bisa mempengaruhi kebudayaan internasional, maupun perkembangan ekonomi yang diyakini akan menguasai dunia dan menggantikan peran negara barat. Kedua negara memiliki kepentingan bersama dan tujuan pembangunan yang sama. Sejak terjalinnya kemitraan strategis komprehensif kedua negara pada tahun 2013, kerja sama kedua pihak di berbagai bidang telah berkembang dengan pesat. Sekarang, kedua belah pihak bertekad untuk membangun komunitas yang lebih dekat dengan membangun masa depan bersama. Melihat hubungan China dan Indonesia saat ini, jelas adalah model saling menguntungkan dan bisa menjadi contoh hubungan bilateral bagi negara-negara berkembang dan model untuk pembangunan bersama dalam Kawasan. Kedua negara saat ini juga telah menjadi perintis dalam kerja sama Selatan-Selatan.
Hubungan China dan Indonesia merupakan manifestasi baik dari pola hubungan internasional baru, yang sepenuhnya mewujudkan rasa saling menghormati, keadilan, kesetaraan dan kerjasama yang saling menghormati sesuai dengan dasar konfusianisme dan sifat-sifat sejati Pancasila. Dalam beberapa tahun terakhir, hubungan ekonomi dan perdagangan bilateral dan hubungan di semua bidang lain telah mencapai perkembangan yang positif dan pertumbuhan yang meningkat. Terlebih saat pandemi mencuat telah membawa tantangan besar bagi masyarakat internasional, dan juga memberikan peluang yang baik bagi kedua negara untuk lebih memperdalam kerja sama.
Dari kerja sama menangani pademi hingga usaha bersama dalam pemulihan pascapandemi kedua negara, sepenuhnya mencerminkan ketahanan hubungan kedua negara. Oleh karena itu, hubungan China dan Indonesia telah berkembang sangat baik dan kini telah mencapai tingkat tertinggi dalam sejarah kedua negara. Kedua negara tentunya masih memiliki potensi kerjasama yang besar dalam mengembangkan bidang-bidang lainnya sesuai dengan gambaran bahwa kedua negara mempunyai jumlah penduduk, wilayah, budaya dan potensi yang sama.
Media utama China, CCTV menggambarkan hubungan China dan Indonesia, dari pembentukan kemitraan strategis yang komprehensif, China dan Indonesia telah mempertahankan pertukaran tingkat tinggi yang erat. Bahkan, di dalam keadaan terpuruk akibat pandemi, interaksi tingkat tinggi antara kedua negara tidak berhenti dan sangat sering terjadi. Presiden Xi Jinping dan Presiden Joko Widodo sering berkomunikasi via telepon mendiskusikan kondisi dunia akibat Covid-19. Kerja sama kedua negara di berbagai bidang juga terus meningkat. Media China menulis bahwa kepala negara asing pertama yang diundang ke China sejak Olimpiade Musim Dingin Beijing adalah Presiden Joko Widodo. Menurut ulasan media pemerintah, undangan Xi Jinping kepada Presiden Joko Widodo memggambarkan tingkat strategis hubungan kedua negara dan pentingnya peran kedua pemimpin dalam berkomunikasi dalam hubungan China dan Indonesia.
China dan Indonesia adalah negara berkembang yang penting dari segi jumlah penduduk yang banyak, budaya yang bisa mempengaruhi kebudayaan internasional, maupun perkembangan ekonomi yang diyakini akan menguasai dunia dan menggantikan peran negara barat. Kedua negara memiliki kepentingan bersama dan tujuan pembangunan yang sama. Sejak terjalinnya kemitraan strategis komprehensif kedua negara pada tahun 2013, kerja sama kedua pihak di berbagai bidang telah berkembang dengan pesat. Sekarang, kedua belah pihak bertekad untuk membangun komunitas yang lebih dekat dengan membangun masa depan bersama. Melihat hubungan China dan Indonesia saat ini, jelas adalah model saling menguntungkan dan bisa menjadi contoh hubungan bilateral bagi negara-negara berkembang dan model untuk pembangunan bersama dalam Kawasan. Kedua negara saat ini juga telah menjadi perintis dalam kerja sama Selatan-Selatan.
Hubungan China dan Indonesia merupakan manifestasi baik dari pola hubungan internasional baru, yang sepenuhnya mewujudkan rasa saling menghormati, keadilan, kesetaraan dan kerjasama yang saling menghormati sesuai dengan dasar konfusianisme dan sifat-sifat sejati Pancasila. Dalam beberapa tahun terakhir, hubungan ekonomi dan perdagangan bilateral dan hubungan di semua bidang lain telah mencapai perkembangan yang positif dan pertumbuhan yang meningkat. Terlebih saat pandemi mencuat telah membawa tantangan besar bagi masyarakat internasional, dan juga memberikan peluang yang baik bagi kedua negara untuk lebih memperdalam kerja sama.
Dari kerja sama menangani pademi hingga usaha bersama dalam pemulihan pascapandemi kedua negara, sepenuhnya mencerminkan ketahanan hubungan kedua negara. Oleh karena itu, hubungan China dan Indonesia telah berkembang sangat baik dan kini telah mencapai tingkat tertinggi dalam sejarah kedua negara. Kedua negara tentunya masih memiliki potensi kerjasama yang besar dalam mengembangkan bidang-bidang lainnya sesuai dengan gambaran bahwa kedua negara mempunyai jumlah penduduk, wilayah, budaya dan potensi yang sama.
Media utama China, CCTV menggambarkan hubungan China dan Indonesia, dari pembentukan kemitraan strategis yang komprehensif, China dan Indonesia telah mempertahankan pertukaran tingkat tinggi yang erat. Bahkan, di dalam keadaan terpuruk akibat pandemi, interaksi tingkat tinggi antara kedua negara tidak berhenti dan sangat sering terjadi. Presiden Xi Jinping dan Presiden Joko Widodo sering berkomunikasi via telepon mendiskusikan kondisi dunia akibat Covid-19. Kerja sama kedua negara di berbagai bidang juga terus meningkat. Media China menulis bahwa kepala negara asing pertama yang diundang ke China sejak Olimpiade Musim Dingin Beijing adalah Presiden Joko Widodo. Menurut ulasan media pemerintah, undangan Xi Jinping kepada Presiden Joko Widodo memggambarkan tingkat strategis hubungan kedua negara dan pentingnya peran kedua pemimpin dalam berkomunikasi dalam hubungan China dan Indonesia.
Lihat Juga :