Harga Pangan Naik saat Sekolah Dimulai dan MBG Bergulir Lagi, Ekonom: Sinyal Positif bagi Ekonomi Rakyat

Jum'at, 24 Juli 2026 - 16:07 WIB
loading...
Harga Pangan Naik saat...
Guru Besar UMY Imamudin Yuliadi mengatakan, peningkatan permintaan pangan saat beroperasinya kembali program MBG merupakan dinamika ekonomi yang lazim terjadi. Foto/Ilustrasi/Dok.SindoNews
A A A
YOGYAKARTA - Kenaikan harga sejumlah bahan pangan seiring masuknya kembali tahun ajaran baru dan bergulirnya lagi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai sebagai fenomena pasar yang wajar. Selama kenaikan tersebut dipicu oleh meningkatnya permintaan dan berlangsung dalam mekanisme pasar yang sehat, kondisi itu justru dapat menjadi kabar baik bagi petani, peternak, nelayan, hingga pelaku UMKM pangan.

Guru Besar Ilmu Ekonomi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Prof Dr Imamudin Yuliadi SE, MSi mengatakan, peningkatan permintaan pangan saat beroperasinya kembali program MBG merupakan bentuk dinamika ekonomi yang lazim terjadi.

Baca juga: Kepala BGN Sudaryono: Kami Bukan Superman, Siap Terima Masukan

"Fenomena kenaikan harga bahan pangan yang mengiringi dimulainya kembali sekolah dan otomatis Program MBG bergulir lagi dapat dipandang sebagai fenomena pasar yang wajar. Kenaikan harga karena dorongan permintaan merupakan sinyal positif bagi pelaku ekonomi, terutama petani dan peternak, karena berpotensi meningkatkan pendapatan mereka," ujar Imamudin di Yogyakarta, Jumat (24/7/2026).



Menurut dia, kenaikan harga tidak selalu identik dengan persoalan. Selama terbentuk dari interaksi permintaan dan penawaran yang normal, harga yang sedikit lebih tinggi justru memberikan insentif bagi produsen untuk meningkatkan produksi.

Di sisi lain, dampaknya terhadap konsumen dinilai masih dapat ditoleransi apabila kenaikan berlangsung dalam batas yang wajar dan tidak dipicu oleh gangguan distribusi maupun praktik spekulasi. Imamudin menilai pemerintah memiliki peran penting agar mekanisme pasar tetap berjalan sehat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kasus Korupsi MBG, Kejagung...
Kasus Korupsi MBG, Kejagung Buka Kemungkinan Periksa Nanik S Deyang
Canda Prabowo di Harlah...
Canda Prabowo di Harlah ke-28 PKB: MBG Itu Singkatan Mas Bahlil Ganteng, Bisa Aja Lo
Sudaryono Jadi Kepala...
Sudaryono Jadi Kepala BGN, Aktivis 98 Yakin Program MBG Jadi Lebih Baik
Kejagung: Jadi Deputi...
Kejagung: Jadi Deputi di BGN, Ketut Sumedana Tak Lagi Jabat Kajati Sumsel
Apresiasi Penunjukan...
Apresiasi Penunjukan Sudaryono sebagai Kepala BGN, Amos Simanjuntak: Pilihan Tepat
Kepala BGN Sudaryono:...
Kepala BGN Sudaryono: Kami Bukan Superman, Siap Terima Masukan
Sambut Kepala BGN Baru,...
Sambut Kepala BGN Baru, Korwil Nabire Optimistis MBG Maju di 3T
Bahas Efisiensi Anggaran...
Bahas Efisiensi Anggaran MBG, Purbaya dan Kepala BGN Baru Bakal Bertemu Minggu Depan
Sudaryono, Anak Petani...
Sudaryono, Anak Petani Grobogan yang Dipercaya Jadi Ketua BGN
Rekomendasi
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Tim Pelajar Indonesia...
Tim Pelajar Indonesia Sabet 4 Medali di Olimpiade Kimia Internasional 2026
Berita Terkini
Pemerintah Perkuat Pengelolaan...
Pemerintah Perkuat Pengelolaan Dana Lingkungan Hidup via BPDLH
Hormati Putusan MK,...
Hormati Putusan MK, Komdigi Siap Kaji Aturan Kuota Internet
Kasus Korupsi MBG, Kejagung...
Kasus Korupsi MBG, Kejagung Buka Kemungkinan Periksa Nanik S Deyang
Penipuan Kursus Bahasa...
Penipuan Kursus Bahasa Arab dengan Bonus Umrah Dilaporkan ke Bareskrim, Korban Rugi Ratusan Juta
Apresiasi Kejagung Tegas...
Apresiasi Kejagung Tegas Panggil Eks Jampidsus, Sahroni: Bukti Kejaksaan Tidak Main-main!
Program Magang Nasional,...
Program Magang Nasional, Strategi Pemerintah Tekan Angka Pengangguran
Infografis
Erdogan Berkuasa Lagi,...
Erdogan Berkuasa Lagi, 3 Konsekuensi Buruknya bagi Rakyat Turki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved